Press "Enter" to skip to content

Pentingnya Sekolah Islam untuk Anak

Salah satu tujuan menyekolahkan anak ke sekolah Islam yakni untuk membentuk akhlak anak. Shalat, ngaji dan akhlak anak bisa terkontrol. Sejauh manakah keutamaan sekolah islam bagi anak kita?

Orang tua semakin sadar kebutuhan pendidikan agama untuk anaknya semakin penting. Salah satu upaya untuk menjadikan anak berakhlak mulia yakni dengan menyekolahkan ke sekolah Islam. Menurut Siti Aminah, Humas Yayasan Al Muslim Sidoarjo sekolah Islam mampu membekali ilmu agama. Di sisi lain juga tak mengesampingkan bidang akademik seperti yang ada di sekolah umum.

“Jadi di sekolah Islam tidak hanya memperhatikan bidang akademik saja, tapi akhlaknya juga,” tutur dia dikonfirmasi majalahnurani.com, Senin (4/12/2017).

Mengapa sekolah Islam tidak kalah dengan sekolah umum, bahkan sekolah negeri? Sebab di sekolah Islam, di bidang akademik maupun spiritualnya tergarap dan berjalan dengan baik. yang membedakan, di sekolah Islam, porsi keagamaannya lebih besar.

“Kalau pelajaran agama dari pemerintah di sekolah umum kan hanya tiga jam dalam seminggu. Sementara di sekolah Islam itu porsinya lebih banyak. Sehingga sangat penting membentuk  akhlak kepribadian anak,” tambahnya.

Program Tahfid

Kepala SMA Al Falah Ketintang Surabaya, Indah Rahmawati, mengamati bahwa memilih sekolah Islam untuk anak tak hanya sekadar tuntutan zaman. Tapi sudah menjadi kewajiban yang harus dipilih orang tua.

“Di sekolah Islam tentu ada nilai plusnya. Kalau pelajaran matematika anak kurang, bisa mengikuti bimbel. Tapi kalau akhlaknya, tentu bimbingannya dari sekolah Islam,” ujarnya.

Sebab, lanjut Indah, di sekolah Islam itu juga mengajarkan anak shalat. Mulai dari bacaannya, gerakannya, zikir dan doa-doa setelah shalat. Sehingga anak tidak hanya belajar ilmunya saja, tapi juga kandungan dalamAl Quran.

“Harapannya menyekolahkan anak ke sekolah Islam, maka anak bisa mengaplikasikannya,” sambung dia.

Diuraikan Indah, edukasi ke masyarakat, terutama orang tua dalam memilih sekolah Islam perlu dilakukan. Menjelaskan ke orang tua bahwa sejak dini anak perlu dibimbing dalam ilmu agama. Contohnya yaitu bimbingan shalat untuk anak.

Bagaimana anak bisa menegakkan shalat kalau tidak dibimbing. Bagaimana anak bisa  mendoakan kedua orang tuanya. Apalagi salah satu amal jariyah yang tidak terputus yakni memiliki anak shaleh dan shalihah.

“Kalau tidak begitu, bagaimana kita bisa memiliki anak shaleh dan shalihah yang bisa menegakkan agama, mendoakan orang tuanya. Inilah yang kita pahamkan ke orang tua bahwa menyekolahkan anak ke sekolah Islam itu penting,” tegasnya.

Ternyata pentingnya memilih sekolah Islam itu diakui Tanti Puspitorini Humas Sekolah Muhammadiyah 2 (Smamda) Surabaya sebagai upaya untuk membentuk pondasi agama ke anak. Dia sebagai orang tua membenarkan bahwa semua yang ada pada anak itu nantinya kembali pada agama. Baik dalam menjalani kehidupan keluarga, lingkungan dan sebagainya.

“Orang tua banyak memilih sekolah Islam karena anak bisa terjaga shalatnya. Nah, kalau di sekolah umum, anak bisa shalat dan tidak,” terang Tanti.

Selain itu, papar Tanti, di sekolah Islam juga ada pelajaran ngaji. Bisa setiap pagi, bahkan ada program tahfid. Kemudian yang jelas pengetahuan anak soal agama Islam itu lebih besar.

“Jadi porsi pelajaran Islamnya itu lebih banyak dibanding sekolah umum,” sambungya.

Sekolah Islam menjadi pilihan karena masih banyak orang tua yang belum mampu memberikan pendidikan agama Islam. Misalnya ada orang tua yang sibuk, sehingga tidak bisa sewaktu-waktu mengontrol anaknya shalat. Sementara di sekolah Islam, kegiatan keagamaannya bisa terkontrol.

“Jadi sekolah Islam saat ini programnya bagus seperti program tahfid. Dan inilah yang bisa menjadi pondasi bagi anak,” kata Tanti.

Pribadi Baik

Menanggapi pentingnya memilih sekolah Islam untuk anak, Komisi Perempuan Remaja dan Keluarga MUI Pusat, Fatri Hayani menjelaskan, pembekalan agama untuk anak sangat diperlukan.

“Sekolah Islam menjadi pilihan terbaik untuk membentuk akhlak anak,” ujarnya.

Fatri yang juga menjabat sebagai Wakil Sekjen Badan Musyawarah Organisasi Islam Wanita Indonesia Pusat, membenarkan bahwa masyarakat saat ini mulai sadar  pentingnya kebutuhan pendidikan agama untuk anaknya.

Menurut dia, sekolah Islam menjadi pilihan terbaik bagi anak. Sebab secara langsung pembekalan agama lebih besar didapatkan ketimbang di sekolah umum atau sekolah negeri.

Dari pengamatannya, porsi untuk mata pelajaran agama di sekolah non berbasis Islam memang hanya dua jam saja. Tentu  porsi agama sangat banyak didapatkan anak ketika belajar di sekolah-sekolah Islam.

“Mulai dari pendidikan karakter, akhlak dan juga pengetahuannya. Dan inilah yang memang sangat diperlukan anak-anak sejak dini,” tegasnya.

Dia menyarankan, seharusnya orang tua memang memilihkan sekolah untuk anaknya tidak hanya mengejar sainsnya saja, tapi juga harus pendidikan karakter dan agama. Orang tua harus memperhatikan hal-hal tersebut agar anak menjadi pribadi yang baik.

“Agar kelak menjadi anak yang sesuai ajaran Islam,” pungkas Fatri. 01/Bagus

 

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *