Nauzubillah, BIN Prediksi Puncak Corona di Indonesia Masih Bulan Juli

Pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan diminta untuk berkomitmen melakukan segala daya upaya untuk menanggulangi dan mencegah COVID-19. Khususnya terkait kajian bahwa puncak penyebaran virus COVID-19 itu pada Juli 2020.

Puncak pendemi wabah virus corona atau COVID-19 di Indonesia memang diprediksi terjadi pada akhir Juli mendatang. Hal itu didasarkan data dan prediksi Badan Intelijen Negara (BIN) yang dipaparkan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo.

Prediksi yang dipaparkan dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI itu menyebutkan, COVID-19 di Indonesia akan berlangsung sampai dengan lima bulan.

Data itu diawali dengan prediksi jumlah kasus positif di akhir Maret lalu yang memiliki akurasi 99 persen.Disebutkan, BIN memprediksi jumlah kasus di akhir Maret adalah 1.577 kasus. Realitanya, ada 1528 kasus. Di Akhir April, estimasi jumlah kasus positif mencapai 27.307 dan naik menjadi 95.451 pada akhir Mei.

Sedangkan di bulan Juni, estimasi kasus sudah mencapai 105.765. Puncaknya, yakni di akhir Juli dengan estimasi sebanyak 106.287 kasus.
Karena itu, Doni Monardo mengajak semua pihak bersama-sama melawan penyebaran virus asal Kota Wuhan itu.

“Marilah kita semua bersatu pada agar semuanya menjadi kekuatan,” ujar Doni.

Saat ini, pemerintah terus melakukan upaya pencegahan terhadap virus yang sudah memakan ribuan korban jiwa itu.

“Kalau kita bisa melakukan langkah-langkah pencegahan. Mudah-mudahan tidak sesuai dengan prediksi BIN,” harapnya. Ym

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *