Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dr Anwar Abbas mengimbau, di tengah pandemi corona setiap tetangga saling bahu membahu membantu tetangganya terutama yang fakir miskin.
Bagian Penting
Imbauan ini karena Covid-19 selain berdampak pada korbannya sendiri, juga berdampak pada masyarakat luas khususnya di bidang ekonomi. Tidak sedikit karyawan perusahaan mengalami PHK dan tentu saja orang fakir miskin menjadi unsur masyarakat yang paling terdampak kesehariannya.
“Tetangga harus menjadi bagian penting dalam penanganan korban Covid-19 ini,” ujarnya dalam siaran pers Jumat (17/4/2020).
Menurut Anwar, seseorang belum dikatakan beriman baik itu kepada Allah SWT atau kepada Nabi Muhammad SAW, bila masih melihat tetangganya yang kelaparan dan dia tidak tertarik membantu.
“Meskipun kita sudah sepuluh kali naik haji, bila membiarkan tetangga kelaparan, kita belum dikatakan beriman dengan baik, bagaimana mencintai orang lain sebagaimana dia mencintai dirinya sendiri,” imbuhnya.
Eratkan Hubungan
Anwar memaparkan, tetangga merupakan unsur masyarakat paling dekat dengan tetangga yang fakir dan miskin yang membutuhkan karena terdampak Covid-19. Dengan saling membantu antar tetangga, maka selain menguatkan kehidupan, juga mengeratkan hubungan tetangga satu dengan yang lainnya.
“Dengan sistem seperti itu, maka juga akan terjadi personal contact yang bagus antara satu orang dengan orang lain,” tandasnya. 01/Bagus








