Press "Enter" to skip to content

Lima SD Negeri di Kota Mojokerto Bakal Dimerger, Ini Alasannya

Sebanyak Lima Sekolah Dasar (SD) Negeri di Kota Mojokerto akan dilakukan merger atau penggabungan tahun ini.
Alasannya selain bertujuan untuk efektifitas pengelolaan sekolah, juga untuk efisiensi anggaran.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto, Amin Wachid, mulai tahun ini pihaknya sudah menghentikan proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di lima SD negeri sebagai wujud serius menuju proses merger tersebut.

“Ada lima SD yang kita merger tahun ini, antara lain SDN Kauman, SDN Purwotengah, SDN Mentikan, kompleks SDN Balongsari Jalan Empunala serta kompleks SDN Balongsari Jalan Gajah Mada Kota Mojokerto,” jelasnya, Senin (31/5/2021).

Ia mengungkapkan, penggabungan 5 SD Negeri tersebut karena keberadaannya dinilai kurang efektif dan tidak memiliki peserta didik yang memadai serta berada dalam satu kompleks halaman sekolah.

Baca juga  PSBB Bandung Berakhir, Corona Terkendali

Menurutnya, kalaupun keberadaan SD tersebut tetap dipertahankan, maka hasilnya pun tak akan begitu efektif. Bahkan dikhawatirkan tak akan mampu memenuhi standart yang ditetapkan dalam Permendiknas.

“Bayangkan saja, ada SD yang jumlah siswanya cuma 12 anak saja. Padahal sesuai ketentuan, jumlah minimum peserta didik dalam satu kelas paling sedikit 20 siswa dan paling banyak 30 siswa,” terangnya.

Merger ini diyakini Amin akan berdampak pada efektivitas pengelolaan sekolah dan penghematan anggaran. Sebab, anggaran untuk tunjangan kepala sekolah otomatis akan berkurang seiring berkurangnya jumlah SDN tersebut.

“Ini penghematan yang sangat luar biasa, karena tunjangan Kepsek sesuai Dapodik jumlahnya luar biasa,” ujarnya.

Amin menambahkan, tahun depan juga ada lima SDN lagi yang akan dimerger. Diantaranya, SDN Meri, SDN Blooto, SDN Gedongan, SDN Pulorejo dan SDN Wates.

Baca juga  Persentase Kesembuhan Pasien Corona di Jatim Tertinggi Dibanding Provinsi Lain

“Total jumlah SDN kita saat ini adalah 52 SDN, jika di merger 5 SD tahun ini jumlahnya akan berkurang menjadi 47. Dan jika dikurangi lagi 5 SDN tahun depan, maka jumlahnya menjadi kian ideal yakni 42 SDN saja,” pungkasnya. Ym

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *