by

Tinjau Pos Pengendalian Covid-19, Wakapolda Jatim dan unsur Forkopimda Pastikan Kesiapan Petugas

Malam hari pertama pelaksanaan PPKM Darurat, Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo bersama unsur Forkopimda Jatim lainnya melihat secara langsung situasi dan kondisi lapangan terhadap kegiatan sosial masyarakat Kota Surabaya, Sabtu (3/7) tengah malam.

Mereka juga meninjau pos pengendali PPKM Polrestabes Surabaya untuk memastikan kesiapan petugas dan mengetahui kendala yang dialami petugas di lapangan.

Kegiatan ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomer: 15 Tahun 2021 tentang pelaksanaan PPKM Darurat guna mengendalikan angka perkembangan Covid-19 yang akhir akhir ini terjadi trend kenaikan yang sangat tinggi.

Bahkan di Jawa Timur angka kematian akibat Covid 19 tertinggi di Indonesia. Salah satu cara yang dinilai efektif untuk mencegahnya yaitu membatasi kegiatan masyarakat dan mobilitasnya, dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan yang ketat serta menggiatkan pelaksanaan 3T (testing, tracing, treatment) dan Gerakan Vaksinasi.

Baca juga  213 Sekolah di Surabaya Gelar PTM, Ini Langkah Dispendik Cegah Klaster Baru

8 POS CHECK POINT

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko menuturkan, untuk mendukung program PPKM Darurat tersebut, Polda Jatim saat ini melakukan Ops Aman Nusa II yang melibatkan 20.000 personil.

“Dengan menetapkan check point antar Provinsi sejumlah 8 Pos Check Point, diantaranya 7 titik di pintu masuk perbatasan dengan Jawa Tengah, 1 titik perbatasan Bali,” ujar Kombes Pol Gatot Repli Handoko.

Selain itu, antar Rayon atau Kabupaten, juga terdapat sejumlah 86 Pos Cek Point, ditambah 25 Pos Exit Tol. Dengan telah diberlakukannya giat PPKM Darurat mulai 3 Juli 2021 hingga 20 Juli 2021, dan telah diperkuat dengan Ops Aman Nusa II sejak 3 Juli 2021 hingga 30 Juli 2021, maka pemanahan Covid-19 berjalan baik.

Baca juga  Ancaman Perang Tiongkok, Prabowo Siagakan Kapal Perang Frigate di Natuna

“Diharapkan upaya penangan Covid 19 di Indonesia, khususnya wilayah Jawa Timur bisa berjalan dengan baik atau optimal”, pungkasnya. Bagus

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed