by

Satgas Gakkum Polda Jatim Sita 43 Jenis Obat dan Vitamin Ilegal

Satgas Gakkum Polda Jawa Timur yang tergabung dalam Operasi Aman Nusa II menyita 43 jenis obat dan vitamin yang dijual ilegal atau tidak sah.

Satgas gabungan dari Ditreskrimum, Ditreskrimsus dan Ditresnarkoba telah melakukan penyelidikan hampir seminggu.

Satgas gakkum sendiri telah mendapatkan informasi dari masyarakat. Pertama terkait kelangkaan oksigen. Kedua terkait dengan masalah adanya dugaan surat-surat tidak benar yang menyatakan orang bebas Covid-19 yang digunakan perjalanan. Ketiga kelangkaan obat obatan yang diperlukan masyarakat.

“Hari ini kami mengungkap adanya tindakan penjualan obat obatan yang dilakukan orang yang tidak benar. Tim melakukan penyitaan 43 jenis obat obatan dan vitamin. Dan tersangka satu orang. Dimana obat dan vitamin ini dijual dan diedarkab bukan oleh orang yang berwenang dalam bidang kefarmasian,” kata Kapolda Jatim, Irjen Nico Afinta, usai Konfrensi pers di Bid Humas Polda Jatim, Sabtu (10/7) siang.

Baca juga  Libatkan Sosok Gajah Mada dan Tribuana Tunggadewi, Polresta Mojokerto Sosialisasikan Prokes

Kapolda melanjutkan, sehingga kepada tersangka dikenakan ancaman pasal 198 UU RI Nomer: 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

IJIN MENJUAL

Kemudian pihaknya mengajak masyarakat untuk tidak melakukan hal seperti ini. Obat obatan dan vitamin sekarang dibutuhkan masyarakat yang membutuhkan sehingga kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang aktif memberikan informasi.

“Saya minta kepada masyarakat, tolong bila bukan apotek atau apoteker atau bukan toko obat yang punya wewenang untuk itu jangan menjual. Kalau ada oknum bukan yang memiliki ijin menjual sediaan farmasi menawarkan itu salah, sekarang masyarakat banyak yang membutuhkan,” tambah Kapolda.

Dalam kesempatan itu, Kapolda juga menyampaikan bahwa saat ini, jajaran polda Jawa Timur terus melakukan operasi yustisi. Dia mengajak masyarakat, bahwa Indonesia berperang menghadapi Covid-19. Musuhnya tidak kelihatan dan selalu mengancam, pada kelengahan. Tidak mengenal batas tempat, waktu dan usia.

Baca juga  Polri Bersinergi dengan BEM dan OKP Gelar Vaksinasi Merdeka se-Indonesia

“Kami mohon kepada masyarakat untuk satu dua minggu ini tetap tinggal di rumah sehingga menurunkan resiko penyebaran dan penularan covid19,” tegasnya. Bagus

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed