by

Polres Mojokerto Amankan Sopir Truk Pengumpat Polisi yang Viral di Tik Tok, Pelaku Minta Maaf

Polres Mojokerto menggelar jumpa pers kasus penghinaan atau pencemaran nama baik terhadap anggota kepolisian polres Mojokerto di Mapolres Mojokerto, Senin (12/7). Dalam video itu pelaku yang berprofesi sebagai sopir dan kenek truk tangki air itu mengumpat polisi yang sedang melakukan tugas penyekatan PPKM Darurat di Simpang 4 Awang-awang Kecamatan Mojosari kabupaten Mojokerto.

Identitas kedua pelaku, yakni sopir truk bernama
Gendu Lukito Pribadi (35),warga Dusun Janti RT 13 RW 04 Desa Janti Kecamatan Tarik Kabupaten Mojokerto, dan pelaku lainnya yang menjadi kenek truk bernama Eko Lukmanto (19) warga dusun Kembang RT02 RW 05 Desa Kembangbelor Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto.

Kapolres Mojokerto AKBP Donny Alexander dalam kesempatan tersebut mengatakan, dalam proses kegiatan patroli cyber yang ada di satuan reserse ditemukan adanya viral di aplikasi Tik Tok tentang ungkapan kata-kata kotor penghinaan terhadap polisi yang bertugas di penyekatan. Kemudian pelaku diminta klarifikasi di Mapolres Mojokerto, dan pelaku minta maaf mengakui kesalahannya.
“Pelaku mengeluarkan kata-kata kotor dan diviralkan, dari penyelidikan kami, pelaku klarifikasi dan yang bersangkutan mengaku kesalahan, mengatakan ini kekhilafan yang bersangkutan, ” ujar AKBP Donny.

Baca juga  Kapolri Perintahkan Polisi Humanis Sikapi Warga Sampaikan Aspirasi

Atas peristiwa itu, Kapolres Mojokerto memberikan kesempatan restorasi justice kepada pelaku untuk tidak diproses secara hukum.
“Kami kembalikan kepada pihak keluarga, mudah mudahan ini menjadi pelajaran bagi kita semua untuk bijak dalam bermedia sosial,” tutur AKBP Donny Alexander.

Sementara itu Gendu mengatakan penyesalan sekaligus permintaan maaf kepada kepolisian. Awalnya dia mengaku kesal karena tidak bisa melintas menuju Pacet karena ada penyekatan oleh petugas kepolisian dalam rangka PPKM Darurat. Dirinya semula hendak mengangkut air minum dari Pacet untuk diantar ke Gresik. Karena kondisi saat itu capek sehingga dirinya spontan mengeluarkan kata-kata yang tidak sopan.
“Sekali lagi saya minta maaf kepada pihak kepolisian, kepada masyarakat atas kesalahan dan perilaku saya,” katanya.

Baca juga  Polres Mojokerto Bagikan Seragam Sekolah Gratis untuk 280 Pelajar Korban Covid-19, Dua Jadi Anak Asuh

Dihadirkan pula dalam jumpa pers itu sejumlah barang bukti, yakni sebuah Truk Tangki air dengan nopol W 9907 UR, surat Kendaraan dan dua buah Handphone.

Kasus umpatan kepada petugas kepolisian itu terjadi Minggu (11/7) yang kemudian beredar video viral di sosial media dari akun aplikasi Tik Tok bernama @ekosaperol. Di video itu ada umpatan dengan nada kasar terkait kegiatan penyekatan PPKM Darurat oleh anggota Polres Mojokerto yang terjadi di simpang 4 Awang-awang Kecamatan Mojosari Kabupaten Mojokerto.

Setelah dilakukan penyelidikan oleh Satgas Gakkum Operasi Aman Nusa II Polres Mojokerto pada hari Minggu (11/7) sekitar pukul 16.00 wib diketahui bahwa akun tik tok @ekosaperol yang mengupload video tersebut pemiliknya adalah saudara Eko Lukmanto. Setelah diinterogasi, Eko mengaku mendapatkan video tersebut dari mengunduh status WA dari nomor ponsel milik Gendu. Kemudian Gendu mengaku adalah orang yang telah membuat rekaman video tersebut.
Pelaku sudah membuat klarifikasi dan permintaan maaf yang akan diupload di akun medsos miliknya sendiri dan di media sosial milik polres Mojokerto. Ym

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed