by

Presiden Perintahkan Semua Stok Vaksin Harus Dihabiskan

Presiden Joko Widodo menghimbau kepada Menteri Kesehatan agar 137 juta dosis vaksin Covid-19 harus segera di habiskan, Sabtu (17/07). “Dua atau tiga hari yang lalu kita sehari bisa menyuntikkan 2,3 juta dosis. Saya yakin 5 juta dosis itu juga bisa. Sekali lagi, tidak usah ada stok. Stoknya itu yang ada di Bio Farma,” tegas Jokowi
dalam Ratas Penanganan Pandemi Covid-19 di Istana Merdeka yang disiarkan di Youtube Sekretariat Presiden Sabtu (17/07) sore.
Dikatakan, dengan menghabiskan vaksin, itu termasuk kunci menyelesaikan masalah.
” Karena itu salah satu kunci kita menyelesaikan masalah ini adalah kecepatan vaksinasi. Ini sesuai yang di sampaikan Dirjen WHO,” ujarnya.
Presiden Joko Widodo sebelumnya menyebutkan bahwasannya Pemerintah mendahulukan vaksinasi untuk DKI Jakarta dan Bali. Namun Jokowi saat ini meminta agar memprioritaskan vaksinasi untuk Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Banten.
“Ketiga, berkaitan Provinsi wilayah mana yang di dahulukan. Saya melihat angka-angka, Jakarta dan Bali kemarin memang ingin kita dahulukan. Sudah 81 persen dosis di Bali yang sudah di suntikkan, sedangkan DKI Jakarta sudah 72 persen,” kata Jokowi.
Dikatakan, jumlah vaksinasi di Jawa Barat mencapai angka 12 persen, Jawa Tengah 14 persen, Banten 14 persen. Jika vaksinasi di ketiga Provinsi ini terus di lakukan terhadap warganya, Jokowi optimis Pulau Jawa akan mencapai tahap herd immunity. ” Paling lambat pada pertengahan September nanti sudah tuntas,”pungkasnya. (01/faqih)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed