by

Wabup Mojokerto Gus Barra Beri Bonus dan Beasiswa untuk Alim, Peraih Emas Ganda Putri Paralimpiade Tokyo 2020

Khalimatus Sakdiyah (22) peraih medali emas dalam final badminton putri Paralimpiade Tokyo 2020 dikunjungi Wakil Bupati Mojokerto, Muhammad Albarra, di kediamannya di Dusun Kecubuk, Desa Banjartanggul, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Minggu (19/9) siang.
Kedatangan Gus Barra, sapaan akrab Wakil Bupati, guna mengapresiasi capaian prestasi Alim, sapaan Khlaimatus Sakdiyah yang telah mengharumkan bangsa Indonesia di kancah dunia.

Gus Barra atas nama pribadi memberikan bonus berupa uang tunai yang diberikan langsung kepada Alim.
“Pesan saya, mbak Alim tetap fokus, tetap latihan terus meningkatkan kemampuan, semoga dengan latihan yang tekun akan berhasil di event- event nasional maupun internasional,” terang Gus Barra.

Gus Barra menyerahkan bonus atas nama pribadi kepada Khalimatis Sakdiyah

Selain bonus berupa uang tunai, Gus Barra menyebut akan memberikan beasiswa kepada Alim jika melanjutkan kuliah di IKHAC (Institut KH Asep Saefuddin Chalim) di Pacet Mojokerto.
“Kalau kuliah di tempat pendidikan saya, saya berikan beasiswa gratis, bisa sampai S3 gratis,” urainya.

Baca juga  Karate Jatim Rebut Dua Emas

Masih kata Gus Barra, ia berpesan kepada pemuda Mojokerto untuk terus melakukan hal yang positif.
“Jadi untuk pemuda-pemudi di Mojokerto, fokuskan hari-hari kalian untuk hal-hal positif, mengukir prestasi, mengukir kemampuan sehingga ke depan kalian menjadi juara, baik di bidang olahraga atau di bidang lainnya, di manapun Anda berada, pemuda-pemudi Mojokerto harus jadi juaranya seperti mbak Alim ini yang menjadi juara dunia di bidang badminton kita berharap ada juara-juara yang lain selain mbak Alim ini,” pungkasnya.

Sementara itu Alim mengaku senang atas kedatangan orang nomor dua di Mojokerto tersebut. Ia juga mengucapkan terimakasih atas bonus yang diberikan secara pribadi oleh Gus Barra.
“Terimakasih sudah mampir ke rumah saya, tadi dikasih bonus, terimakasih pak atas bonusnya, ke depan saya ingin punya Gedung Olahraga (GOR),” pungkasnya.

Baca juga  Ganda Campuran Bulu Tangkis Jatim Rebut Emas

Khalimatus Sakdiyah merupakan atlet Badminton yang meraih medali emas dalam pentas olahraga kaum disabilitas dunia, final badminton ganda putri Paralimpiade Tokyo 2020, Sabtu, 4 September 2021. Sejak kecil Alim memiliki kekurangan pada fisiknya, tubuh sebelah kanannya memang tak berfungsi optimal karena kekurangan zat kapur sejak dari dalam kandungan. Kekurangan ini baru diketahui orang tuanya pada saat usianya satu tahun.

Di tempat yang sama, ibunda Alim, Maslukah (53) terlihat begitu bangga kepada Alim. Setiap hari Maslukah selalu mendoakan anak-anaknya, termasuk Alim. Bahkan saat Alim bertanding di Tokyo, dirinya melakukan puasa sunnah.
“Selama anak saya main di Jepang, saya berpuasa selama satu minggu, saya Do’akan Alim bisa sukses terus dan bisa punya GOR biar lebih fokus latihan,” pungkasnya.

Baca juga  Dikunjungi Atlet Peraih Emas Paralimpiade, Gus Barra Bangga dan Beri Beasiswa

Keberhasilan Alim menyabet medali emas didapatkan dalam pertandingan final yang berlangsung di Yoyogi National Stadium pada 4 September 2021 lau. Berpasangan dengan Ratri, Alim menang atas pasangan Tiongkok, Cheng Hefang/Ma Huihui dua gim langsung 21-18, 21-12.

Raihan medali emas Ratri/Alim disambut gembira oleh selurah rakyat Indonesia, terutama Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Bahkan Presiden Joko Widodo memberikan bonus kepada Alim sejumlah Rp 5,5 Milyar. Bonus itu ingin digunakan Alim untuk membangun GOR (Gedung Olah Raga) di daerah Mojosari, Mojokerto. Ym

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed