by

KH Miftachul Akhyar Secara Aklamasi Ditetapkan sebagai Rais Aam PBNU

KH Miftachul Akhyar secara aklamasi terpilih sebagai Rais Aam PBNU 5 tahun ke depan. Usai terpilih menjadi Rais Aam, Miftachul Akhyar merasa seperti orang yang salah minum obat.
“Saya tidak tahu apa yang akan saya sampaikan rasanya hanya seperti seorang yang salah meminum obat yang lolak lolok,” ucap Mitachul Akhyar di Lampung, Jumat (24/12).

Dirinya pun menerima keputusan musyawarah sembilan orang anggota ahlul halli wal aqdi (AHWA) dengan lapang dada. Miftachul Akhyar yakin bahwa dirinya mampu bekerja secara kolektif dengan para kader NU yang lain.
“Yang diputuskan kami tidak membantah dan itu memang keadannya. Tapi kami yakin bahwa kami tidak akan bekerja sendiri kami akan bekerja secara kolektif,” kata Miftachul Akhyar.
Sebelumnya, musyawarah AHWA dalam rangka pemilihan Rais Aam PBNU disebut berjalan dengan penuh keakraban dan kekeluargaan.
“Suasana sangat akrab sekali penuh dengan kekeluargaan, keadaban, sopan santun akhlak para Kiai kita,” ujar salah satu anggota ahlul halli wal aqdi (AHWA), Zainal Abidin di Lampung, Jumat (23/12).
“Bahwa yang menjadi Rais untuk PBNU 2021-2026 KH Miftachul Akhyar,” kata anggota AHWA Zainal Abidin di Lampung, Kamis (23/12/2021).
Musyawarah anggota AHWA digelar di GSG, Universitas Lampung. Musyawarah digelar secara tertutup. (01)

Baca juga  Tingkatkan Operasi Yustisi, Polres Mojokerto Tekan Penyebaran Covid-19

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed