by

Kurang dari Seminggu, Polres Mojokerto Ringkus Tiga Pelaku Pembobolan Toko

Tidak butuh lama Satreksrim Polresta Mojokerto berhasil meringkus pelaku pembobolan toko Sumber Abadi di jln Brawijaya Kecamatan Mojosari Kabupaten Mojokerto. Hanya membutuhkan waktu kurang dari seminggu, ketiga pelaku pembobolan toko yang menyebabkan hilangnya uang di brankas sebanyak Rp 146 juta tersebut ditangkap.

Salah seorang pelaku bernama Putut Prasetyo (33) warga Desa Singosari, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik tidak lain adalah mantan karyawan toko tersebut. Dua pelaku lainnya adalah Susilo (36) warga Desa Randuharjo Kecamatan Pungging Kabupaten Mojokerto, dan Bibit Samiaji (29), warga desa Sawahan Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan Polres Mojokerto

Kapolres Mojokerto AKBP Apip Ginanjar mengatakan, kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan tersebut dilaporkan korban kepada pihak kepolisian pada tanggal 14 Maret 2022 sekitar pukul 07.30 WIB. Kemudian Tim Resmob Polres Mojokerto berhasil meringkus ketiga pelaku pada tanggal 17 Maret 2022.

“Tiga pelaku ini ditangkap di beberapa lokasi yang berbeda, dan dari dua pelaku ditemukan barang bukti sabu-sabu seberat 82 gram dari tersangka inisial B, kemudian pengembangan dari tersangka P ini ditemukan pil dobel L sebanyak 19 ribu,” ujar AKBP Apip Ginanjar saat konferensi pers di Mapolres Mojokerto, Kamis (24/3/2022).

Baca juga  Kiai Asep Pimpin Apel Akbar Kebangsaan dan Menjaga NKRI, Sampaikan 9 Program Pendidikan

Kapolres Mojokerto mengapresiasi kinerja dari Kasat Reskrim dan Kasat Narkoba yang berkerja sama dengan sangat baik. Dari total kerugian uang Rp 146 juta, Polres Mojokerto berhasil mengamankan sisa uang sebanyak Rp 12 juta. Sisanya digunakan pelaku untuk bersenang-senang.

“Ini adalah salah satu keberhasilan, responsive anggota yang bergerak cepat,” tegasnya.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo mengatakan, salah satu pelaku yang bernama Putut merupakan mantan karyawan di toko tersebut. Pelaku masuk area toko dengan menggunakan kunci palsu.

“Setelah itu pelaku masuk mengambil uang yang ada di meja kasir, kemudian ke ruangan brankas, disitulah ruangan dibobol dan brangkas dibobol, setelah itu pelaku kabur pindah-pindah, pelaku kabur ke daerah tretes menghabiskan uang hasil kejahatan,” ujar AKP Andaru.

Baca juga  Urkes Polresta Mojokerto Beri Trauma Healing dan Rutin Cek Kesehatan Pasien Korban Laka Tol Sumo

Kasatreskrim Polres Mojokerto tidak mempercayai alibi pelaku mantan karyawan tersebut yang melakukan pencurian atas dasar sakit hati karena dipecat. Sebab uang hasil kejahatan itu digunakan untuk senang-senang oleh pelaku di daerah Tretes Kabupaten Mojokerto.

Ketiga Pelaku pencurian dengan pemberatan yang diamankan Polres Mojokerto

Sementara itu, Putut mengakui bahwa ia adalah mantan karyawan di toko tersebut yang dipecat. Kemudian ia mengajak dua rekannya untuk melakukan kejahatan itu dengan iming-iming. Satu temannya akan diberikan imbalan dibelikan motor dan satu lagi diberikan sejumlah uang. Namun imbalan itu tidak pernah diwujudkan oleh Putut.

“Iya, karena sakit hati, buat senang-senang, mantap-mantap sama judi, di Tretes, juragannya pelit, jarang amal dan suka memeras karyawan,” kata Putut.

Sementara itu dari hasil pengembangan di dua pelaku didapatkan barang haram berupa sabu sebrat 82 gram dan pil donel L sebanyak 19 ribu butir. Pelaku yang bernama Bibit mengaku barang haram itu didapatkan dari seseorang inisial M dari Lapas Madiun.

Baca juga  Respon Cepat Polres Mojokerto Bubarkan Judi Sabung Ayam

“Dari inisial M di lapas Madiun. Menunggu perintah (dari LP), empat bulan jadi kurir, keuntungan per gram dikasih Rp 50 ribu. Sudah menjual kira-kira 200 gram. (Keuntungan) Dobel L juga Rp 50 ribu per seribu butir. (Penyebaran) area mojosari,” kata Bibit.

Dalam kasus in pelaku dikenakan dua pasal sekaligus, yakni pasal 363 dengan ancaman hukuman 9 tahun, dan pasal kepemilikan narkoba pasal 114 ayat 2 UU Narkotika.

“Jadi tersangka B merupakan pemilik barang kita sangkakan dua pasal 114 ayat 2 UU Narkotika, dan pasal 196 dan 197 UU kesehatan dengan ancaman di atas 15 tahun penjara,” ujar AKP Bangkit Danan Jaya, Kasat Narkoba Polres Mojokerto. ym

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed