Kuota TMUBK Sebanyak 3.200 Orang, Ada Jalur Disabilitas

TMUBK (Tes Masuk UNESA Berbasis Komputer) hari ini terakhir.  Diketahui kuota penerimaan jalur TMUBK ini sebanyak 3.200 orang.  Kepala Subdirektorat Penerimaan dan Kelulusan Mahasiswa, Dr. Sukarmin, M.Pd., mengatakan, TMUBK ini merupakan salah satu kelompok tes penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri atau SPMB 2023. Tesnya berbasis komputer dan dilakukan di rumah masing-masing dengan sistem pengawasan yang bisa mendeteksi segala macam indikasi kecurangan.

“Jalur ini punya kelebihan selain kuota tadi juga kemudahan tesnya yang bisa dilakukan di rumah sesuai jadwal yang ditentukan. Tesnya nanti tidak perlu datang ke kampus, tetapi bisa di mana saja asal ada kuota internet dan komputer sebagai perangkat utamanya,” jelas Sukarmin belum lama ini.

Baca juga  Peringati Hari Anak Nasional, FKM Unair Gelar Senam dan Jalan Sehat

Dia menambahkan, jenis tes ini menggunakan acuan UTBK. Dengan kata lain, pejuang masuk universitas dari sekolah dan jurusan apapun, entah itu IPA atau IPS mendapat bobot soal yang sama. Ada TPA atau tes potensi akademik, literasi dan penalaran. Kelulusan peserta ditentukan oleh nilai tes yang diperoleh.

Sukarmin memberikan beberapa kiat agar bisa lolos UNESA jalur TMUBK. Pertama, peserta perlu mengukur kemampuan diri. Jika kemampuan tesnya dianggap bagus, maka pilihlah prodi yang diminati. Namun, jika merasa kemampuan tesnya sedang bisa mengambil prodi yang tidak terlalu kompetitif. Kedua, peserta harus mempersiapkan diri dari sekarang. Banyak belajar dan berlatih menjawab soal-soal utamanya yang berkaitan dengan aspek TPA, literasi dan penalaran. Selain itu, perlu mempersiapkan sarana yang dibutuhkan untuk tes; komputer termasuk jaringannya.

Baca juga  Inaugurasi Smamda Surabaya, Siapkan 350 Siswa Baru Punya Kompetensi Unggul

Pada jalur mandiri ini, UNESA juga membuka jalur khusus disabilitas yang pendaftarannya juga dibuka sejak 2-11 Juli 2023. Jalur ini diperuntukan khusus peserta disabilitas. Dengan kata lain, persaingannya tidak dicampur dengan peserta jalur umum, tetapi bersaing dengan sesama peserta disabilitas. “Peserta jalur ini melakukan tes tulis yang skemanya disesuaikan dengan kondisi peserta. Selain itu, juga ada tes wawancara yang akan dilakukan tim yang terdiri dari psikolog, akademisi dan jajaran Direktorat Disabilitas. Ini dilakukan untuk memastikan peserta memilih prodi yang pas untuk mereka, sesuai kemampuan dan minatnya,” terangnya.

Bagi peserta yang mendaftar UNESA jalur TMUBK bisa memantau informasi lebih lanjut pada laman, https://admisi.unesa.ac.id/. Informasi pendaftaran, ketentuan tes, termasuk jumlah hingga keketatan atau persaingan prodi tersedia di laman tersebut. “Tetap semangat adik-adik pejuang masuk universitas. Persiapkan diri dengan sebaik-baiknya dan semoga hasilnya nanti membawa adik-adik bertemu dengan kami di UNESA,” ucap dosen FMIPA itu. (Bg)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed