KPPU Apresiasi Kebijakan Tarif Transportasi Berbasis Aplikasi di Jatim

Gubernur Jawa Timur menerbitkan dua kebijakan baru terkait tarif angkutan sewa khusus dan angkutan sepeda motor dengan aplikasi/ojek online (ojol). Hal ini diungkapkan oleh Nyono selaku Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur dalam pertemuan audiensi pengemudi (driver) angkutan berbasis aplikasi di Kantor Gubernur Jawa Timur, kemarin.

Tertulis bahwa peraturan pertama, Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 188/290/KPTS/013/20223 mengatur tentang tarif angkutan sewa khusus di Provinsi Jawa Timur dengan rincian tarif batas bawah Rp 3.800/kilometer, tarif batas atas Rp 6.500/kilometer dan tarif minimal adalah Rp 15.200.

Peraturan kedua, Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 188/291/KPTS/013/2023 mengatur tentang tarif penggunaan sepeda motor yang digunakan untuk kepentingan masyarakat yang dilakukan dengan aplikasi di Provinsi Jawa Timur (ojol) dengan rincian tarif batas bawah Rp 2.000/kilometer, tarif batas atas Rp 2.500/kilometer dan tarif minimal Rp 8.000 – 10.000.

Baca juga  Viral Penumpang Gunakan Colokan Listrik untuk Rice Cooker, KAI: Berbahaya!

Merespon diterbitkannya dua kebijakan tersebut, Kepala Bidang Kajian dan Advokasi Kanwil IV KPPU Romi Pradhana Aryo menyampaikan beberapa catatan. “Pertama kami menyampaikan apresiasi atas langkah cepat Ibu Gubernur Jatim dalam merespon permasalahan transportasi berbasis aplikasi,” ungkapnya dalam siaran pers yang diterima majalahnurani.com Jumat (21/7).

Kedua, khusus mengenai kebijakan penetapan tarif baik batas atas, batas bawah serta tarif minimal yang diatur didalam kedua kebijakan tersebut. “Kami mengharapkan agar ketentuan ini dalam implementasinya tetap dapat menjaga keseimbangan di sisi konsumen terkait keterjangkauan harga dan keamanan, tingkat kesejahteraan untuk mitra driver serta tetap dapat memberi ruang bersaing secara sehat kepada aplikator transportasi online baik pemain lama (incumben) maupun pemain baru (new entrant),” jelas Romi. (Bg, foto: dok. KPPU)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed