Pak Tani Ada Kabar Baik! Guru Besar UNESA Ciptakan Biopestisida

Prof. Dr. Yuliani, M.Si  tengah mengembangkan ciptaannya di bidang pertanian yakni biopestisida. Nantinya, dia berencana untuk memproduksi masal biopestisida nabati ini agar bisa dimanfaatkan oleh petani kedelai.

“Nah dari hasil riset itu, saya menemukan formula yang disebut dengan formula biopestisida. Berasal dari tumbuhan kemudian ditambahkan pupuk organik dan ditambahkan dengan zat pengatur. Penelitian itu menunjukkan bahwa hasilnya sangat bagus untuk pertumbuhan tanaman terutama yang saya aplikasikan tanaman kedelai,” ungkapnya diwawancarai majalahnurani.com usai pengukuhan dirinya menjadi Guru Besar Universitas Negeri Surabaya (UNESA) pada Kamis (27/7).

Dengan penemuan biopestisida inilah maka para petani dengan mudah bisa menggunakan, membeli dengan murah serta dijamin panen yang lebih berlimpah. Muslimah kelahiran Banyuwangi pada tanggal 21 Juli 1968, ini melanjutkan, biopestisida bentuknya cair. Awalnya bentuknya memang padat. Kemudian dikaitkan dengan pupuk organik yang juga berasal dari limbah yang ada di sekitar. Seperti pupuk organik cangkang telur, kemudian dari limbah-limbah yang ada di sekitar.

Baca juga  Arus Balik Lebaran, Lonjakan Penumpang Kereta Api di Stasiun Mojokerto Sebesar 5 Persen

“Nah sementara untuk zat pengatur tumbuh  saya ambil dari kecambah ataupun dari eceng gondok. Kemudian dimasukkan di dalam akuatik atau air biasa. Itu bisa di semprotkan,” ceritanya.

Prof Yuliani mengaku biopestisidanya sudah dicobakan di petani kedelai di Jombang. “Alhamdulillah hasilnya memuaskan. Bahkan biopestisida ini juga bisa mencegah hama,” klaim Prof Yuli.

Tentunya kabar penemuan Prof Yuliani ini tak hanya dirasakan petani saja, melainkan juga warga perkotaan yang budidaya tanaman berbuah. “Saat ini memang hanya disarankan untuk tanaman organik, atau sayuran. Belum untuk pohon,” ungkapnya.

Seperti diketahui bahwa Prof Yuliani kini menjabat Koordinator Program studi S2 Pendidikan Biologi menciptakan inovasi utamanya di bidang ekofisiologi tumbuhan. Inspirasi ini muncul ketika ia melihat adanya permasalahan lingkungan terkait hama dan penyakit dalam kegiatan pertanian.

Baca juga  KPPU: Periode Idul Fitri 1445 H, Harga Pangan di Jatim Terkendali

Sehingga, ia pun berupaya menyelesaikan masalah lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas hasil pertanian dengan menciptakan biopestisida sehingga alam dapat terjaga dan menghasilkan pakan yang berbasis food safety. Pasca dikukuhkan sebagai guru besar dalam bidang ilmu fisiologi tumbuhan, Professor Yuliani berencana untuk mengembangkan biopestisida untuk dipasarkan dalam dunia industri sehingga dapat digunakan oleh masyarakat luas serta meningkatkan kualitas hidup petani di bidang ekonomi dan masyarakat, di bidang pangan dan kesehatan. (Ra, foto-foto: Bagus)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed