Posyandu Lansia KKN Unusa Diserbu Warga Banjaran

Layanan tes kesehatan gratis posyandu lansia yang digelar mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) diserbu warga Desa Banjaran, Driyorejo, Gresik pada Kamis (3/8).

Bertempat di Balai Desa Banjaran, ratusan warga ini rela ngantri cek kesehatan. Mulai cek gula darah, tekanan darah, kolesterol dan mata. “Alhamdulillah seneng ada cek gratis. Kalau bisa mahasiswanya ngadakan ini terus tiap bulan,” ungkap Aminah warga Banjaran.

Beda lagi dengan Mulyani. Muslimah usia 68 tahun ini sengaja datang untuk mengecek tekanan darahnya. Riwayatnya dia memiliki jantung lemah. “Nggih ngantri (ya antri). Tapi sampun (sudah) ditangani sama calon dokter Unusa niki,” ungkapnya.

Baca juga  Komunitas Railfans dan Pramuka Surabaya Sukseskan Angkutan Lebaran 2024

Rupanya kehadiran mahasiswa KKN Unusa sesuai taglinenya yakni Rahmatan Lil Alamin. Semua warga Banjaran bersyukur karena ada kegiatan tes kesehatan untuk lansia. Lailatus Syadza, mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Unusa yang juga peserta KKN mengaku banyak mendapat pengalaman. Lebih itu, dia merasa senang karena warga Banjaran menerimanya dengan ramah. “Alhamdulillah saya banyak pengalaman. Warganya sangat welcome ke kita,” tutur dia.

Istimewanya lagi, di layanan posyandu lansia ini juga ada demo membuat puding berbahan daun kelor. Saat meninjau pembuatan puding kelor, Rektor Unusa Prof Achmad Jazidie langsung mencicipinya. Menurutnya, Desa Banjaran pohon kelornya berlimpah. Maka dengan membuat puding kelor bisa membuat tubuh sehat. “Jadi disini memang kaya tumbuhan kelornya,” kata Prof Jazidie. “Benar, Bapak Ibu, jadi khasiat puding kelor ini juga bisa mencegah stunting,” timpal Ifa, mahasiswa FK Unusa sembari mendemokan cara merebus daun kelor hingga menjadi puding. (Ra)

Baca juga  Pakar Ekonomi UNAIR: AI Ancam Stabilitas Ketenagakerjaan

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed