7 Perusahaan Inggris Siap Investasi di Jatim, Gubernur Khofifah : Alhamdulillah

Provinsi Jawa Timur (Jatim) tetap menjadi magnet tersendiri bagi para investor. Tak terkecuali ketujuh perusahaan asal Inggris yang berminat untuk proyek investasi di Jatim. Pasalnya, Jatim menawarkan berbagai macam peluang dan kemudahan dalam berinvestasi.

Iklim politik hukum dan keamanan (polhukam) yang jauh lebih kondusif dan ditunjang dengan berbagai macam fasilitas yang tersedia, membuat Jawa Timur menjadi pilihan tepat para investor untuk berinvestasi. Hal tersebut ditunjukkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang berhasil menggaet minat beberapa perusahaan asal Inggris untuk berinvestasi di Jatim. Kesepakatan tersebut terjalin saat temu bisnis dan investasi yang digelar antara Pemprov Jatim bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di London, Selasa (29/8).


Pada pertemuan tersebut, setidaknya ada 7 (tujuh) perusahaan asal Inggris yang mengajukan Letter of Intent (LOI) ke Gubernur Khofifah. Beberapa sektor yang diminati oleh perusahaan Inggris diantaranya adalah transportasi umum (Public Transportation) dan pengolahan sampah menjadi energi panas atau listrik (Waste to Energy). Tercatat, ketujuh perusahaan tersebut adalah Crossrail, Loesche, Mott MacDonald, Seaport Consultant Asia, Arup, Colas Rail, dan Alstom.


“Allhamdulillah investasi pada sektor transportasi umum di Jawa Timur menjadi magnet bagi para Investor dari Inggris. Terutama setelah beroperasinya Trans Jatim yang menghubungkan sekaligus mengkoneksikan banyak daerah dalam satu layanan,” kata Khofifah.

Baca juga  Menjadi Sekolah Pusat Keunggulan,  SMK YPM 2 Taman Siapkan Siswa Magang ke Jepang


Khofifah menuturkan, Pemprov Jatim akan terus berupaya mendorong pertumbuhan ekonomi dan melakukan percepatan realisasi investasi dari United Kingdom (Inggris). Bukan tanpa alasan, hal ini karena realisasi investasi PMA asal Inggris di Jatim selama periode 2010 s/d 2022 berada di peringkat 13 dari realisasi investasi PMA di Jatim dengan total realisasi investasi sebesar 162,67 juta US$.


Khofifah menambahkan, secara total pada tahun 2022 realisasi investasi Jatim meningkat signifikan sebesar 38,8% dibanding tahun 2021. Kemudian, di semester satu tahun 2023, nominal realisasi investasi Jatim menembus angka Rp 61,2 triliun. Atau meningkat 14,2% dari semester I tahun 2022, atau tumbuh sebesar 7,6% dari semester II tahun 2022.
“Dan diharapkan jika investasi asal Inggris masuk akan meningkatkan nilai realisasi investasi PMA di Jawa Timur. Dan rangking realisasi investasi PMA Inggris akan terdongkrak naik menembus 10 besar,” imbuhnya.


Dihadapan peserta tamu bisnis, Khofifah menyampaikan bahwa penduduk Indonesia sekitar 270 juta, sedangkan penduduk Jatim sebanyak 41,4 juta penduduk. Akan tetapi, ketika berbicara Jatim sama halnya berbicara 20 provinsi lain di Indonesia Timur.


Khofifah menambahkan, hal ini ditopang, 27 rute tol laut dari 32 rute di Indonesia start di Pelabuhan Surabaya. Dan hampir 80 persen logistik di 20 provinsi Indonesia Timur disuplai dari Jatim. Selain itu, banyak mahasiswa Indonesia Timur yang kuliah dan bekerja di Jatim. Termasuk training bagi ASN di Indonesia Timur sebagian besar mendapatkan pelatihan manajemen pemerintahan kepemimpinan dari Jatim tepatnya di BPSDM Prov Jatim.

Baca juga  Sejumlah Tokoh Nasional Turun Jalan Desak Israel Dicoret dari Olimpiade Prancis


“Jatim sering disebut sebagai center of gravity. Jadi, terkait rencana perpindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kaltim secara de jure posisinya disana, namun secara de facto potensi besarnya ada di Jatim,” tegasnya.


Menurut Khofifah, Jawa Timur memiliki daya tarik wisata yang sangat diminati dan menjadi tujuan wisata. Terbukti, Tahun 2022, sebanyak 200 juta lebih wisatawan nusantara ke Jatim. Khusus di sektor pendidikan, Jatim memiliki perguruan tinggi yang terbesar kedua di Indonesia. Diharapkan, melalui pertemuan maupun kunjungan di Inggris ini akan terbuka sekaligus terjalin kerja sama dari berbagai perguruan tinggi seperti student exchange, penelitian, serta beasiswa.


“Kami berharap peningkatan kualitas SDM bisa mendapatkan ruang, peningkatan kualitas secara signifikan dari lembaga-lembaga perguruan tinggi yang ada di UK terutama yang hadir di acara ini,” katanya.


Khofifah menjelaskan, berdasarkan Lee Kuan Yew Institute Singapura, kemudahan berinvestasi di Jatim ini tingkat daya saingnya kedua setelah DKI Jakarta. Tetapi pada daya saing untuk berusaha, Jatim paling efektif di Indonesia. Bahkan, Jatim juga mempunyai investment project ready to offer (IPRO) di bidang infrastruktur, manufaktur, property, pariwisata, serta KEK Singhasari dan Gresik. Oleh karena itu, iklim investasi di Jatim harus dijaga betul agar nilainya semakin meningkat.
“Pada akhirnya ini akan dapat memberikan nilai tambah untuk pertumbuhan ekonomi inklusif yang berdampak pada penyerapan tenaga kerja dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat,” tegas Khofifah.

Baca juga  Tegas Dukung Palestina, Bella Hadid Dipecat dari Iklan Adidas


Sementara itu, Dubes RI untuk Inggris dan Irlandia Desra Percaya mengatakan, bahwa Temu Bisnis dan Investasi di Inggris menghadirkan Gubernur Khofifah yang berhasil menggenjot pertumbuhan ekonomi wilayahnya 5,24 persen (y.oy) pada triwulan II tahun 2023.
Desra mengatakan, para pelaku usaha, bisnis dan investor bisa banyak mencari literatur untuk mengembangkan bisnis usaha dan investasinya di Jawa Timur yang memiliki pangsa pasar sebanyak 120 juta penduduk yang berasal dari kawasan Indonesia Bagian Timur.


“Hari ini ada Gubernur Jatim, dan dibawah kepemimpinan beliau, portofolio Jatim memiliki pertumbuhan ekonomi 5,24% (y.o.y) pada Triwulan II Tahun 2023. Jatin juga konsisten menjadi salah satu provinsi dari top 3 destinasi investasi di Indonesia,” pungkas Desra. (Lina)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed