Begini Keseruan Outing Class SD Muhammadiyah 24 di DKPP Surabaya

Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24 Surabaya melaksanakan Kegiatan Tengah Semester (KTS) dengan Outing Class. Pada giliran pertama adalah Kelas 3 melaksanakan Outing Class di Mini Agrowisata DKPP (Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian) Kota Surabaya di Jl. Pagesangan II No 56 Jambangan Kota Surabaya. Mengambil tema “Mari Kita Mengetahui Bagaimana Hewan Berkembang Biak dan Tanaman Tumbuh digelar Senin, (25/9).

Wali Kelas 3 Bijaksana sekaligus Koordinasi Kelas 3 Ustadzah Silvia Novianti, S.Pd menyampaikan, Outing Class Kelas 3 berjalan dengan lancar dan sukses. “Kami mendapat jadwal pertama untuk melaksanakan kegiatan ini, setelah sebelumnya kita melaksanakan Penilaian Tengah Semester (PTS) dengan model proyek,” tuturnya.

Baca juga  Wali Kota Surabaya Cabut Beasiswa Pemuda Tangguh jika IPK Rendah

Dijelaskan, Outing Class ini memiliki tiga tujuan. Pertama, untuk mempelajari ciri-ciri makhluk hidup. Disini anak-anak belajar mengetahui dan mengenal berbagai macam tumbuhan yaitu cempedak, jambu darsono, tomat, kembang kol, sawi, dan mangga. Selain itu juga belajar mengetahui dan mengenal hewan yaitu ayam kate, kambing etawa, nila, lele, kelinci, dan kura-kura sucata. “Alhamdulillah, anak-anak semakin faham setelah diberi penjelasan terkait ciri-ciri dari tumbuhan dan hewan oleh tim dari DKPP,” sambungnya.

Kedua, untuk mempelajari cara perkembang-biakan tumbuhan dan hewan. Dalam momen ini dibagi menjadi dua sesi, yaitu Melakukan observasi pada hewan. Pada sesi ini, anak-anak mendapatkan penjelasan bagaimana cara berkembang biak dari hewan-hewan. Ada tips khusus untuk mengingat mana hewan yang bertelur dan melahirkan, yaitu dengan cara melihat telinga hewan tersebut. Kalau telinganya nampak, berarti hewan tersebut berkembang biak dengan cara melahirkan. Sedangkan jika tidak nampak, maka hewan tersebut berkembang biak dengan cara bertelur.

Baca juga  Antusias Siswa SMP Al Falah Darmo saat MPLS di Gedung yang Baru

Melakukan observasi pada tanaman; anak-anak berkeliling untuk mendapatkan penjelasan tentang cara tumbuhan berkembang biak. Mulai dari tumbuhan mana saja yang berkembang biak secara alami dengan semai biji, dan berkembang biak secara buatan dengan cara cangkok dan stek.

Ketiga, untuk mempelajari bagaimana cara mencangkok dan setek pada tumbuhan. Pada sesi ini, anak-anak belajar tentang tumbuhan yang dapat dicangkok adalah tumbuhan yang berbatang besar dan berkambium. “Setelah berkeliling melakukan observasi, anak-anak mengerjakan worksheet yang berisi pertanyaan terkait poin-poin yang sudah dipelajari dengan penuh semangat dan riang gembira,” tegasnya. (Ra/Bagus)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed