UNESA dan UNAND Sharing Strategy Penguatan Tata Kelola PTN-BH

Penguatan tata kelola kelembagaan PTN-BH terus ditunjukan Universitas Negeri Surabaya (UNESA) lewat berbagai strategi dan program. Salah satu yang dilakukan yaitu Sharing Strategy di Universitas Andalas (UNAND), Padang pada Selasa (17/10). Kegiatan ini melibatkan seluruh jajaran pimpinan rektorat; mulai dari Majelis Wali Amanat, Senat Akademik, wakil rektor, dekan, direktur, kasubdit, hingga divisi atau seksi selingkung UNESA. Mereka disambut jajaran pimpinan, dekan dan kepala lembaga selingkung UNAND.

Ketua MWA UNESA, Prof. Dr. Haris Supratno dalam sambutannya menyampaikan bahwa ada beberapa hal yang didiskusikan bersama jajaran pimpinan Universitas Andalas, di antaranya yaitu terkait pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH). Selain itu, juga tentang prosedur operasional standar layanan semua lini yang ada di dalam organ universitas, serta mendiskusikan seputar penguatan dalam hal pembukaan Kampus di Luar Kampus Utama. “Dari yang kita diskusikan pada kesempatan ini menjadi dasar penting dalam mengevaluasi kebijakan dan strategi yang sudah berjalan sekaligus sebagai acuan dalam memperbaiki kebijakan dan program ke depan,” ucapnya.

Baca juga  Yayasan Masjid Raudlatul Jannah Beri Reward 10 Umrah ke Guru dan Pegawai Sekolah

Dalam sambutannya, Wakil Rektor 1 Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan UNAND, Prof. Dr. Mansyurdin, MS, menyampaikan terima kasih atas kedatangan tim UNESA, dalam rangka menjalin hubungan baik dan kerja sama pendidikan, PTN-BH. Selama ini, kampusnya melakukan berbagai transformasi dengan menggali potensi dan ternyata kekuatannya itu ada pada riset. Karena itulah, UNAND lebih fokus ke riset unggulan. “Kendati fokus kami ke riset, tentu dibarengi dengan peningkatan kualitas pendidikan dan pengabdian sesuai core tridarma perguruan tinggi,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Riset, Inovasi dan Kerja Sama, UNAND Dr. Hefrizal Handra, M.Soc.Sc., memaparkan capaian IKU tahun kemarin, mereka meraih angka 68,4 dan tahun ini memasang target yang sudah diberikan Diktiristek. “Guna mengoptimalkan capaian IKU, kami di-support tim Taskforce dan Subdit yang bertugas memonitoring data capaian 8 IKU secara ketat. Untuk struktur organisasi, kami dibantu sekretaris universitas yang memiliki 5 kantor layanan,” ucapnya.

Baca juga  UNESA Peringkat 5 Nasional Subyek Oseanografi pada Scimago Institutions Ranking 2024

UNAND menargetkan menjadi Universitas Riset. Strategi mereka yaitu meningkatkan angka publikasi Scopus yang tahun ini harus mencapai 1.000 publikasi. Selain itu, juga memperbanyak angka mahasiswa asing dan jumlah prodi dengan akreditasi internasional. “Insentif publikasi Q1 di kami itu maksimal 50 juta. Kami juga didukung 174 guru besar yang diharapkan bisa menjadi lokomotif menuju Universitas Riset,” papar pria lulusan Public Finance, Flinders University of South Australia itu. (Gil/Bagus)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed