Batik Kota Mojokerto Tembus Ajang JMFW 2024

karya pengrajin Kota Mojokerto semakin dikenal dengan tampil Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2024 di Hall 9, ICE-Bumi Serpong Damai BSD, Tangerang, Banten.

Dengan mengunggulkan batik kontemporer dengan pewarnaan alam ratusan produk batik dan turunannya dipamerkan tidak hanya pada booth namun juga turut serta dalam fashion show.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari yang hadir dalam perhelatan pameran busana muslim tahunan tersebut menyampaikan bahwa dengan melibatkan pembatik Kota Mojokerto dalam JMFW 2024 merupakan upaya untuk mendorong UMKM Kota Mojokerto agar terus berkembang.

Pemerintah pusat dan daerah terus bersinergi menyelenggarakan berbagai pameran untuk memfasilitasi para pelaku usaha agar produknya bisa diterima secara luas oleh pasar,” kata perempuan yang akrab disapa Ning Ita tersebut saat meninjau stand pameran pada Kamis (19/10/2023).

Baca juga  5.312 Aset Pemkot Surabaya Sudah Bersertifikat

Dengan adanya pameran ini Ning Ita berharap para pelaku UMKM khususnya batik dan produk turunannaya dapat memanfaatkan momen ini untuk mengembangkan usahanya.

“Saya harap seluruh UMKM aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan. Banyak peluang dan manfaat yang akan didapatkan melalui kegiatan ini,” tuturnya.

Ditambahkan oleh Kepala Diskopukmperindag Kota Mojokerto, Ani Wijaya produk UMKM Kota Mojokerto bisa menembus JMFW merupakan suatu kebanggan tersendiri. Sebab banyak desainer serta jenama terkenal yang ikut dalam expo serta fashion show tersebut.

“Sangat bangga, karena tak mudah untuk bisa berada disini. Kita akan all out memanfaatkan kesempatan emas ini guna mempromosikan batik baru kita agar dikenal secara luas di nusantara,” ujar Ani saat menghadiri JMFW.

Baca juga  Santri Tewas Dianiaya Senior, Kemenag Jatim: Ponpesnya Belum Berizin

Ia menjelaskan, dalam JMFW 2024, Kota Mojokerto fokus promosikan motif batik kontemporer modern bertema ‘Langit, Bumi, dan Flora Fauna Majapahit’. Motif ini menggunakan pewarna alami, ramah lingkungan serta mendukung ekonomi hijau (Green Economy).

“Batik ini merupakan hasil pendampingan dan kurasi dari Kemenparekraf RI terhadap 30 pengrajin batik, 12 designer fashion, 2 designer kraft, dan 1 designer alas kaki Kota Mojokerto yang dilaksanakan sejak Juli sampai dengan September 2023,” terangnya.

JMFW 2024 resmi digelar mulai Kamis 19 Oktober 2023 sampai Minggu 21 Oktober 2023. Acara fashion tahunan ini mengusung tema ‘Discover Indonesia Modest Fashion Excellence’ yang berfokus pada penguatan ekosistem modest fashion nasional. Ym

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed