5 Tahun Jabat Wali Kota Mojokerto, Ning Ita Sukses Terapkan Inovasi di Bidang Pendidikan

Kota Mojokerto – Masa Jabatan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari akan berakhir 10 Desember 2023. Di hari itu tuntas sudah 5 tahun Ning Ita, sapaan akrab walikota, mengabdi menjadi pemimpin di Kota Mojokerto.

Selama 5 tahun menjabat sebagai Wali Kota Mojokerto, Ning ita meninggalkan banyak terobosan inovatif yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Salah satunya di bidang Pendidikan.

Indeks Pendidikan menjadi salah satu prioritas Ning Ita dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kota Mojokerto. Ning Ita menyadari, kualitas pendidikan yang baik akan melahirkan generasi yang unggul.

Salah satu gebrakan Ning Ita yang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat adalah program bantuan perlengkapan sekokah gratis bagi peserta didik baru di Kota Mojokerto pada bulan Juli 2023 lalu.

Perlengkapan sekolah gratis ini terdiri dari seragam sekolah masing-masing tiga stel, sepatu, dan tas sekolah. Program ini dirasakan oleh seluruh siswa baru tahun ajaran 2023/2024 dari jenjang Paud, SD/MI, SMP/MTs/ yang bersekolah di Kota Mojokerto, meskipun siswa tersebut berdomisili di luar Kota Mojokerto.

Selain itu, Pemkot Mojokerto juga memberikan bantuan alat peraga edukatif dan mebel serta komputer dan printer kepada 90 lembaga pendidikan.

Baca juga  Pj. Wali Kota Mojokerto: Ekonomi Akan Tumbuh Kalau Masyarakatnya Sehat

Saat itu, Kepala Dinas P dan K Kota Mojokerto Amin Wachid mengatakan, penyaluran paket perlengkapan sekolah gratis oleh Pemkot Mojokerto itu tercatat sebagai kabupaten/kota yang tercepat menyalurkan bantuan Pendidikan se-Indonesia.
“Kami sudah survei ke empat kabupaten/kota terbesar mulai dari Jakarta, Surabaya, Medan, baru Kota Mojokerto yang memberikan tiga stel seragam dan tepat waktu. Surabaya baru akan diberikan pada Desember nanti,” kata Amin Wachid saat itu.

Bantuan perlengkapan sekolah gratis itu melengkapi program angkutan gratis sekolah yang sudah diterapkan tahun 2022. ada puluhan armada yang siap mengangkut antar-jemput siswa di kota Mojokerto.

Tidak hanya bantuan seragam, tas, sepatu sekolah, buku, dan angkutan gratis. Ning Ita juga memberikan beasiswa pendidikan melalui program satu rumah satu sarjana, serta beasiswa S1 melalui Disporapar Kota Mojokerto.

Perhatian Ning Ita terhadap dunia Pendidikan juga terlihat dalam program
program ‘Ning Ita di sekolah’. Ning Ita dalam program tersebut memiliki kepanjangan Peningkatan Iman dan takwa.

Sesuai dengan Namanya, Program ‘Ning Ita Di Sekolah’ ini berupa penguatan khusus bagi siswa terkait pembacaan Alquran. Kegiatan ini setiap bulan digelar pada minggu pertama dan keempat. Yakni, setiap hari selasa dan kamis. Bagi siswa non muslim juga mendapatkan penguatan sesuai ajaran agamanya masing-masing.

Baca juga  Siswi SMP Al-Falah Deltasari Sidoarjo Sabet Juara 1 Lomba Pidato Bahasa Inggris

Inovasi anyar ini juga bertujuan memperkuat pendidikan keagaamaan di lingkungan sekolah. Sekaligus, menjadi pondasi dasar siswa untuk membentengi diri para siswa dari dampak negatif digitalisasi dalam era keterbukaan informasi.

Secara tegas Wali Kota pertama di Kota Mojokerto ini mengatakan bahwa program Ning Ita di Sekolah bertujuan mencetak siswa yang tidak hanya cerdas intelektual saja namun juga memiliki keimanan dan ketakwaan.

“Jadi generasi penerus bangsa ke depan tidak hanya cerdas secara intelektual saja. Tapi sudah terbentengi dengan keimanan dan ketaqwaan yang kuat dalam menghadapi dampak negatif dari era digital,’’ ujar ning Ita saat itu.

Dalam iktiyar mengembangkan sektor Pendidikan, di tahun ajaran 2023/2024 orang nomor satu di lingkup Pemkot Mojokerto ini juga menerapkan jalur khusus melalui golden ticket untuk jenjang SMPN bagi para penghafal Alquran dengan kuota tiga kursi di masing-masing lembaga.

Baca juga  Update Real Count KPU Data 67% : Prabowo-Gibran 57.91%

Jalur khusus ini melengkapi jalur kelas olahraga dan prestasi yang mengakomodasi peserta didik berprestasi.

Keseriusan Ning Ita membangun dunia Pendidikan sejak 5 tahun yang lalu kini mulai menuai hasilnya. Ia sukses meningkatkan kualitas Pendidikan di Kota Mojokerto.

Hal itu dapat terlihat dari Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang pendidikan dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kota Mojokerto naik pesat. SPM bidang pendidikan di Kota Mojokerto merupakan yang tertinggi di Jatim. Sedangkan IPM Kota Mojokerto juga naik drastis mencapai 79,36.

Kesuksesan Ning Ita di bidang Pendidikan ini menjadi pondasi kuat untuk ke depan. Dan jika diamanahi kembali sebagai Wali Kota Mojokerto untuk periode kedua mendatang, sangat mungkin banyak inovasi lainnya yang diterapkan yang menjadikan Pendidikan di Kota Mojokerto menjadi hebat dan melesat. ADV

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed