Banyak Peluang Tapi Nihil Gol, PSMP Mojokerto Ditahan Imbang Simo Putra

PS Mojokerto Putra (PSMP) kembali gagal meraih poin penuh dalam leg kedua lanjutan babak penyisihan grup E Liga 3 PSSI Jawa Timur.

Dalam pertandingan melawan Simo Putra FC yang digelar di Stadion Gajah Mada, Mojosari, Mojokerto, Jumat (15/12/2023) sore, anak asuh Lulut Kistono hanya mampu meraih imbang 0-0.

Hasil tersebut melengkapi hasil buruk tim berjuluk Laskar Majapahit tersebut selama putaran kedua berlangsung. Dalam pertandingan sebelumnya PSMP Mojokerto dikalahkan Persenga Nganjuk.

Pelatih PSMP Mojokerto Lulut Kistono seusai pertandingan mengatakan, secara keseluruhan pemainnya ada progres peningkatan dalam bermain. Namun dari sejumlah peluang yang tercipta masih nihil gol.

“Secara keseluruhan sih anak-anak sudah ada progresnya, tadi bermain belum bagus, tapi keberuntungan kepada kita. Kena tiang 2 kali, ada 4 kali gak masuk, saya kira inilah main bola, ada progres peningkatan secara main,” ujarnya.

Baca juga  Donald Trump Ditembak Saat Kampanye

Dengan hasil imbang tersebut PSMP Mojokerto dipastikan lolos ke babak selanjutnya. Penentuan juara grub akan ditentukan pada pertandingan terakhir melawan Assyabaab Bangil yang akan digelar Ahad (17/12/2023).

“Lolos, alhamdulillah tapi kan kita tuan rumah pengin bisa juara grub. Kita fight untuk menang, karena kalau draw atau kalah kita rainking dua. Untuk produktifitas gol, masih minim. Makanya kita asah terus, besok latihan finishing-finishing touch,” pungkasnya.

Sementara itu pelatih Simo Putra Khoirul Anam beryukur dapat mencuri 1 poin. Menurutnya pertandingan berjalan cukup bagus dan mendebarkan.

“Semua pemain baik dari Simo Putra maupun PSMP Mojokerto tidak ada cedera yang fatal. Itu kita syukuri. Memang sangat mendebarkan, anak-anak sudah bermain bagus semua menjalankan intruksi saya, alhasil kita bisa menahan seri 0-0,” ujarnya.

Baca juga  Piala AFF U-19: Timnas Indonesia Menang Telak 6-0 Atas Filipina

Dengan hasil tersebut, Simo Putra FC gagal lolos ke babak selanjutnya. Meski demikian ia akan memberikan perlawanan terbaik di laga terakhir grub E melawan Persenga Nganjuk pada Ahad (17/12/2023).

“Untuk peluang kita lolos mungkin enggak ada ya, tapi kita harus profesional apapun hasilnya kita syukuri tapi kita tetap fighting untuk pertandingan selanjutnya,” imbuhnya.

Masih kata Khoirul Anam, ia sedikit kecewa terhadap kepemimpinan wasit.

“Ya lihat sendiri lah, nggak usah tanya saya, sepak bola Indonesia kalau mayoritas sama tuan rumah itu kita tidak main 11 lawan 11, (tapi) 11 lawan 14. Ya sedikit kecewa,” pungkasnya. Ym

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed