Profesor Unair Ciptakan Teledermatology, Aplikasi Konsultasi Penyakit Kulit

Mulai tahun 2018 kanker kulit berada di peringkat empat terbanyak di Indonesia. Bahkan, akhir-akhir ini kasus penyakit kulit juga makin meningkat. Hal inilah yang menjadi keprihatinan Prof Afif Nurul Hidayati Dr Afif Nurul Hidayati dr SP DVE Subsp Ven hingga akhirnya menciptakan Teledermatology. Suatu aplikasi gratis yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk berkonsultasi langsung soal penyakit kulit atau kanker kulit.

Di aplikasi ini, masyarakat bisa langsung menunjukkan gejala fisik yang terjadi di kulitnya. Cara menggunakannya juga mudah. Masyarakat tinggal mendownloadnya di playstore.  Selain bertatap muka secara online, penderita penyakit kulit yang ringan, juga langsung mendapatkan saran, terapi atau resep obat.

Baca juga  Waspada Penyakit Pasca Lebaran Hipertensi dan Diabetes

“Jadi masyarakat bisa konsultasi online khususnya bidang kulit dan kelamin. Nanti bisa pakai foto, bisa pakai video konsultasi penyakitnya,” ujar Prof Afif diwawancarai majalahnurani.com saat pra pengukuhan dirinya sebagai Guru Besar Unair, Selasa (19/12) di lantai 4 Gedung Rektorat Kampus C Unair Surabaya.

Dari konsultasi itu, lanjutnya, dokter spesialis kulit kelamin yang bertugas mengklasifikasikan penyakitnya lebih dulu. Kemudian, dievaluasi memakai sistem apa yang terbaik untuk pasien.
“Dengan mengirimkan foto sama video cukup untuk mendiagnosis,” sambungnya.
“Setelah itu, kita perlu tindakan. Apakah itu cukup terapi, obat atau harus dibawa ke rumah sakit dan dioperasi,” lanjutnya.

Prof Afif mengklaim aplikasi Teledermatology sangat bermanfaat. Pasien tidak harus datang ke rumah sakit. Kalau misalnya penyakitnya bisa diterapi setelah konsultasi online, maka bisa memangkas waktu biayanya.
“Ini sangat bermanfaat. Misalnya ndak ada dokter kulit di daerah-daerah, dengan konsultasi ini sangat membantu. Terutama untuk penyakit ringan, cukup diberikan resep mereka akan beli di apotek terdekat. Kecuali kalau yang memang¬†penyakit tumor kulit kan yang harus diambil tumornya, dioperasi,” urainya. (Ra/Bagus, foto: Bagus)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed