BRUIN Sensus Sampah Plastik, Terbanyak Kemasan Sachet dan Popok

BRUIN (Badan Riset Urusan Sungai Nusantara) menggelar konferensi pers sensus sampah plastik dari 64 lokasi se- Indonesia, Kamis (11/1) di Visma Cafe, Tegalsari Surabaya. Sensus ini dilakukan mulai Maret 2022 sampai November 2023.

Koordinator Program SSP BRUIN Muhammad Kholid Basyaiban menyatakan, sensus sampah ini dilakukan di 13 provinsi. Dari 30 kabupaten/kota dan 64 titik lokasi yang menjadi sasaran sensus. “Sensus sampah melibatkan 270 relawan Indonesia, 38 komunitas. Kemudian juga 12 kampus swasta dan negeri turut serta dalam sensus. Tercatat  berhasil dikumpulkan 25.733 pieces sampah plastik. Di dominasi plastik sachet. Plastik kemasan dan popok bayi,” ungkapnya dalam siaran pers ke majalahnurani.com.

Diakui bahwa sungai Pulau Jawa sampah plastiknya paling banyak. Jatim sendiri ada 15 titik lokasi sampahnya paling banyak.  Di Sungai Kalimas Surabaya ada 4 titik yang banyak ditemukan plastik. “Di Wisata Mangrove, pohon mangrovenya itu terlilit plastik. Di Muara Wonorejo. Ini kita audit juga karena berbahaya untuk lingkungan,” jelasnya.

BRUIN juga sudah mengidentifikasi 10 produsen tertinggi yang menghasilkan sampah plastik. Harapannya, produsen ini bertanggungjawab atas sampah plastik. Termasuk nanti pemimpin negara bisa lebih peduli soal sampah.

“Kondisi sampah plastik di Indonesia sudah urgent. Harapannya, bertepatan di tahun politik ini, pemimpin yang terpilih nanti juga ikut memikirkan lingkungan Indonesia bersih dari sampah plastik,” tegasnya.

Guru Besar Hukum Lingkungan Unair Prof Suparto Wijoyo mengapresiasi semangat generasi muda menjaga lingkungan. Seperti halnya BRUIN. Menurutnya sensus sampah ini pencapaian luar biasa generasi muda.

“Kita jaga sungai Indonesia. Ini peradaban kita. Kalau sungainya tercermar, maka ada poblem peradaban. Karena dari sungai kita berlayar dan berlabuh,” ungkapnya mensupport.  (Ra/Bagus)

Leave a Reply

Your email address will not be published.