KH Cholil Nafis Imbau Jemaah Haji Tidak Flexing

Ketua Musyrif Diny, KH Cholil Nafis, mengimbau seluruh jamaah haji Indonesia untuk membatasi aktivitas fisik yang tidak perlu, seperti ziarah dan jalan-jalan, demi menjaga stamina.

Menurut Kiai Cholil, ibadah haji merupakan ibadah yang sangat mengandalkan kekuatan fisik. Oleh karena itu, persiapan energi yang matang sebelum memasuki fase puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) adalah hal yang mutlak.

“Pertama, kita jangan ‘haji mumpung’ ketika dalam masa menunggu ini. Jangan sampai tenaga sepenuhnya digunakan untuk hal-hal yang apalagi hanya main-main atau jalan-jalan. Itu dikendali dulu. Tolong fokus kepada penyiapan stamina karena nanti haji membutuhkan fisik yang kuat,” ujar KH Cholil Nafis di Makkah, Ahad (24/5/2026).

Baca juga  Kemenhaj Matangkan Skema Murur bagi Jemaah Lansia Risti

Kiai Cholil juga mengingatkan agar jemaah haji yng membawa kamera HP tidak tidak digunakan untuk kepentingan pamer atau flexing.

“Jangan sampai kita ini me-shooting untuk kepentingan flexing atau untuk pamer. Karena itu akan menghilangkan pahala-pahala ibadahnya atau dapat menjauhkan dari kemabruran hajinya karena akan menimbulkan rasa riya,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kiai Cholil memetakan tiga model jamaah haji yang ada, di mana dua di antaranya harus diwaspadai agar tidak ditiru.

Pertama, adalah tipe jamaah yang pamer, yakni orang yang berhaji hanya untuk gaya-gayaan dan mencari pengakuan sosial. Dia menegaskan tipe ini tidak akan mendapat apresiasi dari Allah SWT.

Kedua, lanjutnya, rekreasi yakni orang yang menganggap haji sekadar jalan-jalan atau wisata bersenang-senang.

Baca juga  Jelang Berangkat Haji, Wali Kota Surabaya Titip Pesan ke Kepala Dinas

“Tipe ini tidak akan mendapatkan keutamaan haji yang maksimal,” kata ulama kelahiran Sampang, Madura, Jawa Timur.

Ketiga, ungkapnya, tipe jamaah yang datang semata-mata untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, tunduk, dan taat sepenuhnya walau harus membayar mahal dan menguras fisik. Kiai Cholil mengatakan bahwa tipe inilah yang diharapkan ada pada seluruh jamaah Indonesia. (Ym)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *