Antisipasi Kerumunan Idul Adha, Polri Kerahkan 15 Ribu Personel

Kepala Korlantas Polri Inspektur Jenderal Istiono mengerahkan
15 ribu personel untuk mengantisipas terjadinya kerumunan atau mudik Idul Adha. Puncak mudik diperkirakan jatuh besok, Kamis (30/7/2020).

“Personel yang kami kerahkan 1/3 kekuatan atau kurang lebih 15.000 orang,” kata dia memberikan keterangan pers usai memimpin apel pelepasan polisi lalu lintas yang bertugas mengamankan mudik Idul Adha, Rabu (29/7/2020).

DUA GELOMBANG

Istiono memprediksi akan ada gelombang mudik pada akhir pekan ini. Pasalnya, Idul Adha tahun ini jatuh pada hari Jumat sehingga ada tiga hari libur yang diperkirakan akan dimanfaatkan masyarakat untuk pulang kampung.

Sejumlah jalur yang akan dijaga polisi adalah jalan arteri dan tol dari Jakarta hingga Jawa Timur serta jalan arteri dan tol Banten hingga Lampung.

“Kegiatan (pengamanan mudik) ini fokus pada jalur tol, arteri dan tempat-tempat pariwisata,” tuturnya.

PERKETAT PENJAGAAN

Pengamanan mudik Idul Adha kali ini berbeda dengan pengamanan mudik saat Idulfitri lalu.

Penjagaan yang dilakukan para personel Lalu Lintas Polri dalam libur Idula dha ini bertujuan untuk memperlancar arus kendaraan para pemudik.

Dia menjelaskan pengamanan kali ini hanya bersifat memperketat operasi. Sementara pengamanan saat Idulfitri adalah operasi khusus mencegah arus mudik karena untuk memutus penularan pandemi Covid-19.

Selain menempatkan penjagaan polisi di jalur-jalur mudik, polisi juga disiagakan di lokasi-lokasi salat Idula Adha dan lokasi pemotongan hewan kurban.

“Agar diatur, diantisipasi agar tidak terjadi kepadatan (kerumunan). Anggota (Polri) harus hadir di lapangan dan membantu masyarakat yang beraktivitas,” tegasnya. Bagus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *