Dari 111 dokter yang gugur karena terinfeksi Corona saat menangani pasien Covid-19, 29 dokter diantaranya berasal dari Jatim. Dari data itu disebutkan bahwa Jatim menjadi penyumbang terbanyak untuk dokter yang gugur saat tangani pasien Corona.
Di peringkat kedua ada Sumatra utara sebanyak 20 dokter, DKI Jakarta 14 Dokter, Jawa Barat 10 Dokter dan Jawa Tengah 8 Dokter.
Dari Survey tim mitigasi Ikatan Dokter Indonesia membuat daftar sebaran kematian dokter Indonesia akibat pandemi COVID-19. Data ini dihimpun PB IDI (Ikatan Dokter Indonesia) per Kamis malam, (10/9/2020).
“Benar (akibat COVID-19),” ujar Wakil Ketua PB IDI dr Slamet Budiarto, Jumat (11/9/2020).
Ketua Tim Mitigasi PB IDI yang memimpin pelaksanaan survei ini, dr Adib Khumaidi, SpOT, mengatakan terinfeksinya dokter-dokter yang merawat pasien Corona bisa saja terjadi saat menangani langsung pasien yang terinfeksi virus Corona.
“Terpaparnya para dokter bisa terjadi saat menjalankan pelayanan baik itu pelayanan yang langsung menangani pasien Covid di ruang-ruang perawatan (isolasi maupun ICU), atau dari tindakan medis yang ternyata belakangan diketahui kalau pasiennya mengalami Covid, ataupun pelayanan non medis seperti dari keluarga dan komunitas,” jelas dr Adib, Jumat (11/9/2020).
“Gambaran ini menunjukkan bahwa pekerjaan dokter saat ini memiliki risiko yang sangat tinggi untuk terpapar Covid di samping juga angka OTG (asimtomatik carrier) yang tinggi,” tambah dr Adib. Ym






