Hukum Tak Tebang Pilih, MUI: Polisi Periksa Polisi

Wakil Ketua Umum MUI, KH Marsudi Syuhud, mengapresiasi ketegasan Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang menindak  jajarannya ketika bersalah. Menurut Marsudi, ini membuktikan hukum tidak tebang pilih dan membuktikan semuanya sama di hadapan hukum. 

“Baru sekarang ada penegak hukum kena kasus hukum. Semoga ini menjadi titik awal membuktikan bahwa semua sama di hadapan hukum,” katanya, dalam keterangan pers ke media Sabtu (15/10).  Lembaga Polri harus terus berbenah agar terus hadir di masyarakat.  

“Dan baru sekarang juga ada polisi memeriksa polisi itu terjadi, maka saya mengapresiasi Bapak Kapolri yang terus membenahi lembaga yang beliau pimpin,” ujarnya. 

Jika lembaga polisi kuat, imbuhnya, Insya Allah bangsa ini akan kuat, dan demokrasi juga akan kuat, karena demokrasi akan berjalan dengan baik jika keadilan kita junjung  sama-sama. 

“Pada prinsipnya adalah bahwa addaulah ta’ny annidzom, aalaa addaulah ta’ny alfaudho, Negara adalah aturan, tidak ada aturan berarti kocar kacir,” jelasnya. Ditegaskannya,  negara tanpa aturan akan gagal dan negra harus ada hukum yang mengatur, hukum harus kita jaga bersama agar tegaknya keadilan. 

“Tidak dibenarkan adanya negara tanpa aturan, maka sekali lagi saya mengapresiasi Bapak kapolri atas tindakan tegasnya menegaskan aturan dan keadilan,” ujar dia.    

Seperti diberitakan bahwa Kapolri Jenderal Sigit Prabowo membenarkan sejumlah anggota Polri terlibat jaringan narkoba, mulai dari Brigadir Polisi Kepala (Bripka), Komisaris Polisi (Kompol) hingga  Inspektur Jenderal Polisi (Irjen).  Salah satunya adalah Kapolda Sumatra Barat yang tengah berproses mutasi menjabat Kapolda Jawa Timur, Irjen Teddy Minahasa.  Bg

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *