Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto hari ini genap berusia 107 tahun. Puncak hari jadi Kota Mojokerto diperingati dengan Upacara di Alun-alun Wiraraja Kota Mojokerto, Jumat (20/6/2025).
Hari jadi ke-107 Kota Mojokerto ini mengambil tema “Kota Mojokerto yang maju, berdaya saing, berkarakter, sejahtera dan berkelanjutan”.
Bertindak sebagai inspektur upacara, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari dalam sambutannya mengatakan, usia 107 tahun merupakan perjalanan yang cukup panjang bagi sejarah Pembangunan Daerah. Ia mengajak seluruh masyarakat Kota Mojokerto bersyukur atas perkembangan pembangunan di Kota Mojokerto dari masa ke masa yang terus mengalami kemajuan. Bahkan di tahun 2024 ada sejumlah capaian yang berhasil diraih.

“Pertama adalah capaian indeks pembangunan manusia (IPM) yang sudah tercapai pada angka 81,76, infrastruktur pemukiman telah tercapai sebesar 98,45, inovasi daerah tercapai 92,25, hingga kepuasan masyarakat telah tercapai sebesar 91,95,” katanya.
Selain itu, indeks pengangguran terbuka sebesar 3,76%, persentase Penduduk miskin turun menjadi 5,57%. Sedangkan untuk prevalensi stunting turun tinggal 1,42%.
“Berdasarkan data EPP DBM April 2025 untuk pertumbuhan ekonomi mengalami percepatan di angka 5,32%, pendapatan perkapita atau PDRB perkapita telah tercapai dengan baik dengan target 59,5 juta berhasil terealisasi 62,68 juta atau 105,34% sejak tahun 2019,” terang Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto.
Ning Ita menambahkan, hingga tahun 2025 Kota Mojokerto telah berhasil meraih 28 penghargaan. Salah satu penghargaan yang prestisius adalah Kota Mojokerto telah dinobatkan sebagai kota terinovatif se-indonesia pada inovatif government Awards tahun 2024.
“Dan penghargaan tersebut telah kita dapatkan selama 3 tahun berturut-turut dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, ” Imbuh Ning Ita membanggakan.
Masih kata Ning Ita,
pada 5 bulan terakhir tahun 2025, Kota Mojokerto telah mendapatkan 7 penghargaan tingkat nasional maupun tingkat regional. Diantaranya, pertama, pencapaian fase Prima unit intervensi berbasis masyarakat Kelurahan Meri dari BNN Republik Indonesia. Kedua, pemkot Mojokerto meraih penghargaan capaian MCPE 2024 terbaik kategori Pemerintah kabupaten kota wilayah Jawa Timur dari KPK.
Ketiga, penghargaan pemberdayaan ekonomi berbasis UMKM dari berita Jatim. Keempat, opini WTP dari BPK Republik Indonesia atas LKPD Tahun Anggaran 2024, penghargaan ini merupakan penghargaan WTP yang ke-11 kalinya berturut-turut.
Kelima, tingkat kegemaran membaca (TKM) se Jawa Timur dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.
Keenam, juara 2 Kampung KB bangkit tingkat provinsi Jawa Timur dari BKKBN. Ketujuh, indeks capaian SPM pendidikan terbaik kategori pemerintah kota dari Kemendiknas Republik Indonesia.
“Berbagai penghargaan pembangunan yang telah diraih tentu menjadi suatu capaian yang akan terukir oleh sejarah. Namun yang pasti hasil pembangunan yang paling bernilai semenjak di ikhtiarkannya Kota Mojokerto 107 tahun silam adalah pembangunan yang dihajatkan untuk sebesar-besarnya kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat kota Mojokerto, sekaligus sebagai kontribusi pembangunan NKRI dari kota Mojokerto,” tegasnya.
Wali Kota perempuan pertama di Kota Mojokerto ini juga memaparkan serangkaian kegiatan HUT ke-107. Antara lain, lomba desain logo hari jadi ke-107 Kota Mojokerto, kirab pataka kejayaan Majapahit, grand final pemilihan Gus yuk Kota Mojokerto, Smogami Mojokerto, MojoFiesta, Mojopahit Run yang akan dilaksanakan pada tanggal 22 Juni, Job Fair yang akan dilaksanakan pada 25 Juni.
“Dan ditutup dengan dahsyatnya spektakuler RCTI yang akan dilaksanakan tanggal 28 dan 29 Juni di lapangan Raden Wijaya. semua rangkaian acara ini diselenggarakan Dalam rangka memeriahkan hari jadi Kota Mojokerto hingga akhir Juni.
Ning Ita berharap warga Kota Mojokerto turut serta memeriahkan rangkaian kegiatan hari jadi ke 107 Kota Mojokerto yang diharapkan menjadi pengungkit tumbuhnya ekonomi masyarakat, baik melalui UMKM, maupun melalui sektor wisata belanja produk-produk lokal hasil ekonomi kreatif masyarakat kota Mojokerto.
Turut hadir dalam upacara tersebut Wakil Wali Kota Mojokerto, Wabup Mojokerto, seluruh OPD di Pemkot Mojokerto, serta perwakilan TNI/Polri. Upacara ini juga dimeriahkan dengan tarian lenggang Kali Brantas oleh puluhan siswa siswi di Kota Mojokerto. Di akhir acara juga dilakukan pemotongan tumpeng. ( ADV-kom)






