Mendikdasmen Sebut MPLS Harus Jadi Pengalaman Pertama yang Menyenangkan

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bertekad menghadirkan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun 2026 bagi murid baru. Ini memastikan hari pertama sekolah berlangsung aman, nyaman, dan menggembirakan.

MPLS ynag digelar 5 hari ini diatur dalam petunjuk teknis Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026.

Sekolah juga wajib menyosialisasikan program kepada orang tua sebelum kegiatan dimulai. Budaya Sekolah Aman dan Nyaman menjadi landasan utama pelaksanaan MPLS.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengatakan, MPLS harus menjadi pengalaman pertama yang menyenangkan.

“Sekolah diharapkan menjadi rumah kedua yang aman bagi setiap anak,” kata Mu’ti dalam keterangannya, Sabtu, (11/7/2026).

Baca juga  Pemerintah Buka Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II 2026, Terapkan 3 Seleksi

Sementara itu, Sekretaris Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Eko Susanto memastikan, seluruh pelaksanaan MPLS berlandaskan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman.

“Sehingga setiap murid harus mengenal lingkungan sekolah dalam suasana mendukung tumbuh kembangnya,” kata Eko.

Di sisi lain, Direktur SMA Kemendikdasmen, Yuli Haryanto mengatakan, kesan pertama sangat memengaruhi perkembangan peserta didik. MPLS, lanjut dia, menjadi momentum membangun semangat belajar dan rasa percaya diri.

Selain itu, pelaksanaan MPLS wajib berlangsung edukatif, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan. Kegiatan juga tidak boleh mengandung perundungan maupun tindakan merendahkan martabat peserta didik.

“Semangat MPLS Ramah menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna dan menggembirakan. Setiap anak harus dimuliakan sesuai hak, potensi, dan cita-citanya,” ujar Yuli. (Ym)

Baca juga  Kemendikdasmen Serahkan Pengelolaan KNIU ke Kementerian Kebudayaan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *