by

Memasuki Pemilu, PBNU Serukan Umat Jaga Persatuan

Tahun 2019 ini merupakan tahun politik. Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) pun terjadi secara bersamaan.

PERBEDAAN POLITIK

Untuk mencegah terjadi ketegangan dalam perbedaan pandangan, pendapat atau beda pilihan, Selasa (1/1/2019) Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj mengimbau bangsa Indonesia harus menjaga persatuan dan kesatuan.

“Kita sudah berkali-kali secara struktural sampai ke bawah (ranting) berpesan agar menjaga persatuan dari kesatuan,” kata Kiai Said dalam rilisnya.

Bahkan adanya perbedaan politik yang kerap terjadi di tubuh NU pun, dirinya mengaku tidak mempersoalkannya. Dalam pandangannya, perbedaan politik merupakan persoalan biasa dalam berdemokrasi.

“Soal pilihan terjadi perpecahan itu soal biasa, rutinitas demokrasi lima tahun. Yang penting jangan sampai hal ini menjadikan perpecahan,” jelasnya.

Baca juga  Soal Umrah Distop, Amphuri Jatim: Kerugian Mencapai 30 M

JUNJUNG AKHLAKUL KARIMAH

Kiai Said mengajak umat Islam agar selalu menjaga kepribadian bangsa Indonesia dengan tetap menjunjung tinggi akhlakul karimah.

“Indonesia merupakan umat islam yang beradab, berbudaya, berakhlakul karimah. Itu yang paling penting. Prinsip agama itu akhlak, moral,” pungkasnya. 01/Bagus

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed