Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu’ti menegaskan bahwa pihak kepolisian untuk mengungkap motif dari komunitas crosshijab yang saat ini diperdebatkan.
Menyelidiki
Soal komunitas pria berhijab ini sedang viral di media sosial. Untuk itu PP Muhammadiyah meminta polisi segera menyelidiki di akun medsos yang diduga komunitas crosshijab er.
” Polisi dapat menyelidiki akun media sosial yang mereka gunakan. Polisi dapat menyelidiki siapa para pelaku dan motif di balik aksinya,” ungkap Abdul Mu’ti Senin (14/10/2019).
Penyimpangan Psikologi
Menurut Abdul jika brnar ada upaya mereka yang sengaja dan meresahkan masyarakat, maka perlu dilakukan proses hukum lebih lanjut.
Tak hanya itu, dia mengimbau agar masyarakat berhati hati. Lebih-lebih tak langsung menyimpulkan sebelum polisi mengungkap motif komunitas itu.
“Jika laki-laki sengaja memakai pakaian perempuan dengan hijab dan cadar, berarti mereka telah mengalami penyimpangan psikologi yang harus dilakukan pembinaan. Pembinaan yang dilakukan harus dibina secara keagamaan,” sambungnya.
Atas viralnya komunitas crosshijab er, Muhammadiyah meminta masyarakat tetap tenang dan tidak mengambil tindakan sendiri.
“Sebaiknya tetap tenang dan tidak berspekulasi atas crosshijabers termasuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri,” tandas Abdul Muti.01/ Bagus






