Gegara Corona, Kemenag Kaji Manasik Online

Sejumlah persiapan haji masih terus berjalan. Namun untuk manasik haji, Kemenag masih mengkaji kemungkinan menggunakan manasik online untuk menghindari kerumunan massa di tengah pendemi Corona.

Hal itu disampaikan Direktur Pembinaan Haji dan Umroh Kemenag, Muhajirin, kamis (26/3).
Menurutnya, pelunasan biaya perjalan ibadah haji (BPIH) masih terus dilakukan jamaah.

Muhajir mengatakan, persiapan yang ditunda yakni memberikan pelatihan kepada petugas. Selain itu, manasik haji untuk jemaah juga ditunda. Hal itu sesuai dengan anjuran pemerintah yang melarang adanya pengumpulan massa.

Kecuali kegiatan-kegiatan yang menghimpun orang banyak ditunda, misalnya pelatihan petugas bimbingan, manasik, itu kita tunda,” ucap dia.
Menurut Muhajir, Kemenag saat ini tengah mengkaji membuat sistem manasik haji dengan tidak mengumpulkan massa. Salah satunya dilakukan secara online.

“Sekarang sedang dibuat pola nanti pelaksanaan sistemnya bisa jadi bisa manasik secara online, bisa melalui radio bisa melalui televisi serta bisa penyampaian nanti panduan-panduan singkat bagi jemaah. Sekarang sedang disusun polanya karena memang kita masih punya cukup waktu untuk melakukan itu,” katanya.

Kendati demikian, kata Muhajir, manasik haji secara online bukan satu-satunya cara. Menurutnya, bisa dilakukan dengan hal yang lain seperti melalui radio hingga buku panduan yang diberikan Kemenag.

“Tidak satu-satunya kan itu, salah satunya online. Sedang dikaji pola-pola yang kita buat, saya kira di daerah-daerah juga masih banyak radio kan, terus pembuatan panduan yang singkat, itu yang bisa disampaikan juga dikirim ke masing-masing jemaah serta pola-pola yang sedang disusun lainnya,” katanya.

“Karena pelatihan petugas berdekatan dengan keberangkatan juga tidak ada masalah. Kalau dipaksakan dilakukan sekarang lalu tiba-tiba tidak jadi kan dari segi biaya kan mubazir juga,” ucapnya. Ym

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *