Pengurus Wilayah Nadhlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur kembali menyerukan ke masyarakat Jatim, khususnya daerah yang segera menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) seperti Surabaya, Gresik, Sidoarjo, agar patuh dan disiplin mengikuti protokol.
Boleh Sholat di Masjid
Seperti halnya di Ramadhan saat ini, shalat tarawih di masjid wajib menerapkan protokol, meski di kelurahan tersebut aman dari corona, dan kotanya menerapkan PSBB.
Ketua PWNU Jatim, KH Marzuki Mustamar mengatakan Jawa Timur patuh mengikuti kebijakan apa yang diambil Pemerintah Pusat dengan mengikuti imbauan Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar agar tidak kaku.
Seperti Surabaya yang menerapkan
PSBB ternyata ada di salah satu kelurahan yang dirasa aman, maka dibolehkan salat Tarawih berjamaah di masjid.
“Tapi tetap mengikuti protokol negara. Mau masuk masjid pakai hand sanitizer, jaga jarak, ibadah jalan, protokol jalan, intinya fleksibel,” katanya dalam video confrence di PWNU Jatim.
Sehingga masyarakat tetap bisa mengikuti shalat tarawih meski kotanya PSBB. Selain itu, bagi masyarakat yang kondisinya kurang sehat, maka diimbau shalat tarawih di rumah. 01/Bagus






