Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto tak mau terlena dengan jumlah pasien Covid-19 di Kota Bogor yang terus mengalami penurunan. Secara tegas, Bima menyatakan, situasi masih darurat.
“Memang ada tren melandai, tapi saya tidak mau terburu-terburu tetap anggap situasinya masih darurat belum selesai pembatasan sosial berskala Besar (PSBB),” kata Bima di Kota Bogor, Ahad (10/5).
Bima menyatakan, Pemeritah Kota (Pemkot) Bogor masih memberlakukan PSBB hingga 12 Mei 2020. Oleh karena itu, Pemkot Bogor tak ingin sedikitpun mengendurkan aturan PSBB. Apalagi jelang hari raya Idhul Fitri.
Dalam update terbaru, Pemerintah Kota dan Kabupaten Bogor mengumumkan jumlah pasien terkait Covid-19, Ahad (10/5). Secara keseluruhan, sebanyak 39 pasien terinfeksi Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh. Kedua daerah Bogor juga tidak miliki penambahan kasus baru.
Juru Bicara Corona di masing-masing pemerintahan menyampaikan, terdapat satu pasien Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh. Dengan demikian, jumlah pasien yang sembuh dari infeksi SARS-Cov-2 di Kota Bogor sebanyak 19 orang dan Kabupaten Bogor berjumlah 20 orang.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bogor, Sri Nowo Retno menyampaikan, tak ada penambahan kasus positif Covid-19. Yakni, masih 93 orang. Begitu pun, jumlah pasien yang meninggal tetap sama, sebanyak 14 orang.
“Dengan penambahan pasien sembuh, secara otomatis pasien dalam pengawasan berkurang satu orang hari ini menjadi 60 Orang,” ucap Retno.
Sementara, jumlah orang tanpa gejala (OTG) terjadi penambahan tiga kasus dari yang sebelumnya 211 orang menjadi 214 orang. Meskipun demikian, pasien yang sembuh juga bertambah 39 orang dari yang sebelumnya 130 menjadi 169 orang.
“Sehingga jumlah yang masih dalam pemantauan berkurang menjadi 45 orang,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor itu. ym












