Press "Enter" to skip to content

Panduan New Normal Saat Bekerja di Situasi Pandemi

Menteri Kesehatan RI, Terawan Agus Putranto menerbitkan Keputusan Menteri Kesehatan mengenai Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi.

“Peraturan ini sebagai upaya mitigasi dan kesiapan tempat kerja beradaptasi melalui perubahan pola hidup pada situasi Covid-19 atau New Normal,” ujar Terawan, dalam keterangan pers, Senin (25/5/2020).

TIGA POIN

Dia mengatakan, ada tiga poin panduan yang dikeluarkan selama PSBB.

Pertama panduan kebijakan manajemen dalam pencegahan penularan Covid-19. Dimana manajemen diminta senantiasa memantau dan memperbaharui perkembangan informasi tentang Covid-19 di wilayahnya serta membentuk tim penanganan Covid-19 di tempat kerja.

Baca juga  Update Positif Corona 31 Agustus: Bertambah 2.743, Total 174.796 Orang

Pimpinan atau pemberi kerja memberikan kebijakan dan prosedur untuk pekerja melaporkan setiap ada kasus dicurigai Covid-19 untuk dipantau oleh petugas kesehatan dan tidak memperlakukan kasus positif sebagai suatu stigma.

MENGATUR WFH

Selain itu, manajemen juga diminta mengatur sistem bekerja dari rumah (work from home) dan menentukan pekerja esensial yang perlu datang ke tempat kerja atau tidak.

Yang kedua di peraturan itu yakni panduan bagi pekerja esensial yang harus ke tempat kerja selama PSBB.

“Tempat kerja harus menyediakan alat pengukur suhu tubuh/thermogun di pintu masuk untuk pekerja esensial yang harus datang ke tempat kerja selama PSBB,” imbuh Terawan.

Pengaturan waktu kerja harus tidak terlalu panjang karena bisa mengakibatkan pekerja kekurangan waktu untuk beristirahat yang dapat menyebabkan penurunan sistem kekebalan/imunitas tubuh.

Baca juga  Mulai Oktober, BPJPH Mulai Pelabelan Halal

Jika memungkinkan shift 3 (waktu kerja yang dimulai pada malam hingga pagi hari) ditiadakan. Jika tidak memungkinkan, pekerja shift 3 diutamakan yang berusia kurang dari 50 tahun.

SELALU PAKAI MASKER

Kemenkes juga mewajibkan pekerja mengenakan masker sejak perjalanan dari/ke rumah, dan selama di tempat kerja, meminta tempat kerja mengatur asupan nutrisi makanan pekerja, serta memfasilitasi tempat kerja yang aman dan sehat. Jika memungkinkan, pekerja dapat diberi suplemen vitamin C.

Yang terakhir, mengenai sosialisasi dan edukasi pekerja mengenai Covid-19.

Kemenkes mewajibkan tempat kerja memberikan edukasi yang intensif kepada seluruh pekerja dan keluarga mengenai pandemi Covid-19.

“Sehingga pekerja dapat melakukan tindakan preventif guna mencegah penularan penyakit secara mandiri. Materi edukasi mengenai New Normal dapat diakses di www.covid19.go.id,” tegasnya.01/ Bagus

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *