Press "Enter" to skip to content

Kementan Edarkan Tata Cara Kurban Saat Pandemi

Kementerian Pertanian (Kementan) mengeluarkan ketentuan tata cara kurban pada Hari Raya Idul Adha 1441 H di tengah pandemi virus corona atau covid-19.

Salah satunya yakni penjual dan pemotong hewan kurban harus menaati sejumlah protokol kesehatan nasional saat saling berinteraksi.

Dirjen Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementan I Ketut Diarmita mengatakan ketentuan ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) tentang Pelaksanaan Kegiatan Kurban dalam Situasi Wabah Bencana Non-alam Corona Virus Disease (Covid-19).

“Lewat surat edaran ini kegiatan pelaksanaan kegiatan kurban di tengah situasi pandemi tetap berjalan optimal dengan mempertimbangkan aspek pencegahan dari penyebaran covid-19,” tutur Ketut, Jumat (12/6/2020).

JAGA JARAK

Sementara Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner Kementan Syamsul Ma’arif menjelaskan penjual hewan kurban harus menerapkan jaga jarak fisik, kebersihan personal dan kebersihan tempat, serta pemeriksaan kesehatan.

Baca juga  Update Corona 1 Agustus 2020

“Penjualan hewan kurban juga harus dilakukan di tempat yang telah mendapat izin dari kepala daerah setempat,” ujar Syamsul.

LIBATKAN DKM

Selain itu, penjualan hewan kurban juga harus melibatkan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), dan organisasi atau lembaga amil zakat lainnya.

“Organisasi dan lembaga amil zakat ini bisa membantu pengaturan tata cara penjualan hewan kurban yang meliputi pembatasan waktu, layout tempat penjualan, dan penempatan fasilitas alat kebersihan,” tegasnya. Bagus

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *