Islam melarang sombong. Ikhtiar harus tetap dilakukan. Protokol kesehatan seperti memakai masker, cuci tangan, tidak bersalaman selama pandemi itu adalah bagian dari ikhtiar.
Kematian Herman Cain (74) akibat virus Corona (COVID-19) menjadi ironi. Kesombongannya itu telah membinasakan dirinya sendiri. Pasalnya Cain adalah salah satu tokoh yang tegas menolak penggunaan masker.
Cain adalah politikus Partai Republik. Dia pernah jadi kandidat calon Presiden Amerika Serikat (AS) pada 2012 lalu.
Cain akibat komplikasi dari virus Corona. Associated Press melaporkan, Sabtu (1/8/2020), kabar Cain meninggal disampaikan lewat akun Twitter dan situs resminya.
Cain meninggal pada Kamis (30/7) waktu setempat, setelah dirawat selama beberapa minggu. Tidak diketahui pasti kapan dan di mana Cain terinfeksi COVID-19.
Sebelum dinyatakan positif COVID-19, Cain menghadiri kampanye kandidat calon presiden petahana AS, Donald Trump, di Oklahoma pada 20 Juni lalu. Cain diketahui menjabat ketua bersama Black Voices for Trump.
Dalam kampanye itu, Cain muncul tanpa menggunakan masker. Cain diketahui salah satu tokoh yang tegas menolak penggunaan masker. Sikap yang sama sebelumnya juga ditunjukkan Trump.(01)






