Varian Covid-19 Menular 10 Kali Lebih Cepat, LIPI: Belum Masuk Indonesia

Hingga Sabtu (22/8/2020) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menegaskan virus corona yang 10 kali lebih cepat menularkan Covid-19 belum masuk ke Indonesia.

Varian strain virus corona SARS-CoV-2 yang lebih mudah menularkan Covid-19 itu adalah D614G. Pasalnya, varian galur ini sebelumnya sudah ditemukan di negara tetangga, Malaysia dan Filipina.

MUTASI

Kepala Laboratorium Rekayasa Genetika Terapan dan Protein Desain LIPI, Wien Kusharyoto menyebut untuk mengetahui perihal infeksi virus corona dengan mutasi D614G di Indonesia perlu dilakukan Whole Genome Sequencing (WGS) Covid-19 asli Indonesia yang lebih banyak.

“Masih belum bisa dipastikan, karena perlu dilakukan WGS virus SARS-CoV-2 yang lebih banyak,” ujar Wien.

Baca juga  Besok Sejumlah BEM Gelar Aksi Turunkan Harga Bahan Pokok dan BBM

Sementara data varian genom virus corona yang didaftarkan ke GISAID, varian itu juga belum masuk Indonesia.

GISAID sendiri merupakan institusi yang dibuat oleh Pemerintah Jerman dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Internasional untuk mempelajari data genetika virus.

“Berdasarkan yang sudah di-submit Indonesia ke GISAID, mutasi D614G belum ditemukan di Indonesia,” kata Wien.

“Ada 15 strain yang sudah dikirimkan dan tercantum di laman GISAID, dari LBM Eijkman di Jakarta dan Institute of Tropical Disease (ITD) di Surabaya,” lanjutnya.

Juga Indonesia sudah mengirim data 13 genom pasien virus corona di RI pada Mei lalu.

DOMINAN

Mengutip penelitian yang dilakukan oleh Ahli biologi komputasi & ahli genetik, Bette Korber, Wien mengatakan mutasi D614G mampu mendominasi jenis mutasi apabila masuk ke suatu daerah tertentu. Hal ini menunjukkan bahwa mutasi D614G memiliki penyebaran yang lebih tinggi dibandingkan virus aslinya.

Baca juga  Besok Sejumlah BEM Gelar Aksi Turunkan Harga Bahan Pokok dan BBM

Korber menjelaskan varian D614G begitu dominan hingga kini menjadi pandemi. Varian ini sudah berlangsung selama beberapa waktu, bahkan mungkin sejak awal epidemi di Inggris dan pantai timur AS.

Penelitian Korber menunjukkan D614G selalu bisa mendominasi ketika ada versi asli virus dan D614G di satu daerah.

“Sebuah studi mengindikasikan, bahwa mutan D614G akan mendominasi apabila masuk ke suatu daerah tertentu, namun hal tersebut masih perlu diverifikasi lebih lanjut,” tandas Wien. Bagus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *