Press "Enter" to skip to content

BPJPH Terbitkan Sertifikat Halal Vaksin Sinovac

Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menerbitkan sertifikat halal untuk tiga nama produk vaksin Covid-19 yang diproduksi oleh PT. Bio Farma (Persero), yaitu CoronaVac, Vaksin Covid-19, dan Cov2Bio.

Sertifikat halal vaksin Covid-19 Sinovac asal China itu diserahkan Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi  kepada Direktur Utama PT Bio Farma Honesti Basyir.

“Penerbitan sertifikat halal vaksin Sinovac ini sesuai prosedur dan tata cara pelaksanaan sertifikasi halal sebagaimana diatur oleh Undang-undang Nomor 33 Tahun 2014 Tentang Jaminan Produk Halal dan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja,” jelas Kepala BPJPH Sukoso di Jakarta, Rabu (13/1/2021).

Sertifikat Halal Vaksin Sinovac untuk Covid-19 dikeluarkan 12 Januari 2020 dengan nomor ID00410000019421020. Sertifikat halal itu mencakup tiga nama produk vaksin Covid-19 yang diproduksi oleh PT. Bio Farma (Persero), yaitu CoronaVac, Vaksin Covid-19, dan Cov2Bio.

Baca juga  Seruan Erick Thohir di Era New Normal: Ayo Bekerjasama Saling Menguatkan!

PROSES SERTIFIKAT HALAL

Proses sertifikasi, lanjut Sukoso, diawali dengan pengajuan permohonan sertifikasi halal yang diajukan oleh PT Bio Farma (Persero) dan diterima oleh BPJPH pada 14 oktober 2020. 

Bulan Oktober 2020 hingga Januari 2021, Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika (LPPOM) MUI, yang bertindak selaku Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) melaksanakan pemeriksaan dan/atau pengujian produk vaksin Sinovac. 

FATWA MUI

Hasil audit itu kemudian dilaporkan dan menjadi bahan pertimbangan dalam Sidang Fatwa MUI untuk menetapkan kehalalan produk. Senin, 11 Januari 2021, MUI kemudian menerbitkan fatwa ketetapan kehalalan vaksin Sinovac tersebut dengan Fatwa MUI Nomor 2 Tahun 2021. 
Ketentuan hukum fatwa tersebut menyatakan bahwa vaksin Covid-19 produksi Sinovac Life Sciences Co dan PT Bio Farma (Persero) hukumnya suci dan halal. Vaksin tersebut boleh digunakan untuk umat islam sepanjang terjamin keamanannya menurut ahli yang kredibel dan kompeten,” jelas Sukoso. 

Baca juga  Selain Novel Baswedan, Belasan Pegawai dan Tahanan KPK Juga Terpapar Covid-19

“Berdasarkan fatwa MUI itulah BPJPH sehari kemudian menerbitkan sertifikat halal vaksin Sinovac untuk covid-19 tersebut,” ujarnya lagi. Bagus

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *