Press "Enter" to skip to content

60 Ribu Jamaah Bisa Tarawih di Masjid Nabawi

Alhamdulillah,
Hari Kamis (18/3), Pimpinan Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Syaikh Abdul Rahman bin Abdulaziz Al-Sudais, meresmikan rencana Badan Kepresidenan Urusan Masjid Nabawi untuk musim Ramadhan mendatang.

Rencana tersebut meliputi program, target, alternatif, keadaan darurat dan penanggulangan krisis untuk bulan Syaban dan Ramadhan, serta pelaksanaan persiapan selama bulan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri.

Selama bulan Ramadan, Masjid Nabawi akan ditutup setengah jam setelah shalat Tarawih dan dibuka dua jam sebelum sholat subuh. Kecuali 10 hari terakhir Ramadhan, masjid terus dibuka sepanjang waktu.

Jamaah diperbolehkan shalat di perluasan Masjid Nabawi, atap dan halaman, sesuai dengan rencana kepadatan jemaah dan penerapan tindakan pencegahan selama bulan Ramadhan.

Baca juga  Di PSBB Ketiga, Surabaya Bentuk Kampung Wani Covid-19 Libatkan Seluruh RW

Sebagaimana rencana yang disetujui, kapasitas maksimum masjid, di bawah tindakan pencegahan, akan menjadi 45.000 jemaah.

Di alun-alun barat baru mampu menampung 15.000 jemaah, sehingga total kapasitas jemaah selama bulan Ramadhan menjadi 60.000 orang. (01)

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *