by

Sholawat 313 Kali Tiap Hari, Lolos dari Kematian Covid-19

Sesekali tak bisa bernafas. Bahkan badan untuk miring pun tak bisa. Sekujur tubuh hanya terlentang. Indra penciuman pun juga tak berfungsi.

“Saya tak punya peluang hidup lagi,” tutur Taufik Hidayat mengawali ceritanya saat terinfeksi Covid-19 ketika diwawancarai majalahnurani.com belum lama ini.

Taufik, warga Airlangga, Surabaya, ini positif Covid-19 sejak beberapa bulan lalu. Awalnya ia tak mengira jika terinfeksi Covid-19. Bahkan sempat juga tak dihiraukan gejalanya.

“Tapi daLam waktu singkat saya tidak mampu bergerak lagi,” ungkapnya.

Segala cara ditempuh Taufik. Namun tak ada hasil. Sementara keluarganya juga kebingungan lantaran kondisinya kian memburuk selama 15 hari.

“Saat itu saya benar-benar hampir mati. Tidur pun saya harus dijaga. Karena miring sedikit, saya tidak bisa napas. Kadi harus terlentang,” kenang Taufik.

Baca juga  Kapolri Tegaskan Soliditas dan Sinergitas TNI-Polri akan Wujudkan Kekebalan Komunal

Bapak dua anak ini juga tak mendapat perawatan rumah sakit. Saat itu keluarganya bingung mencari rumah sakit. Semuanya penuh. Ia harus rela menjalani pengobatan di rumah.

Taufik menyimpulkan hidupnya takkan lama. Untuk bicara saja tak bisa. Praktis di hanya mampu membatin dalam hati.

HATI TENANG IKHLAS

Di saat kondisi kritisnya itu, Taufik teringat ijazah amalan dari Syekh Fadil dari Pondok Pesantren Suci, Gresik. Yakni membaca sholawat 313 kali setiap hari.

Di antara hidup dan mati Taufik selalu bersholawat dalam hati. Dia ingin di sisa hidupnya berakhir dengan bersholawat.

Namun Taufik tak mampu menalar akibat dari amalan bersholawat ini.
“Hati saya jadi tenang. Saya merasa ikhlas jika harus meninggal,” getar bibir Taufik mengucapkan itu.

Baca juga  Wadahi Kebebasan Berekspresi, Polri Gelar Festival Mural Piala Kapolri 2021

Allah berkehendak lain. Dikala membaca sholawat, tubuhnya seakan mendapat energi. Kian lama energi itu makin membesar. Tubuhnya perlahan bisa bergerak. Napasnya pun sudah jarang terhenti. Hingga Taufik mampu bangun dari tidurnya.

“Tiba-tiba ada energi entah dari mana. Tubuh makin kuat. Kondisi saya makin sehat,” ucapnya.

Taufik tak habis pikir. Ia akhirnya meyakini bahwa energi itu berasal dari amalan bersholawat. Perlahan Taufik mengalami kesembuhan. Dan akhirnya dia sembuh total. Bagus

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed