by

Presiden Lari, Istana Afganistan Dikuasai Taliban

Setelah melalui serangan beberapa hari dan menguasai beberapa propinsi, kemarin Taliban berhasil mengambil alih Ibu Kota Afghanistan, Kabul. Taliban telah menguasai Istana Kepresidenan setelah Presiden Ashraf Ghani melarikan diri ke Tajikistan.
Dilansir CNN, Senin (16/8) Taliban membagikan foto-foto interior Istana– yang tampak utuh, akan tetapi kosong dan ditinggalkan oleh pejabat Afghanistan– di akun Telegram resminya. Sebuah video juga diposting di media sosial beberapa jam sebelumnya yang menunjukkan para militan Taliban tiba di Istana Kepresidenan di Kabul.

Juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid mengatakan sebelumnya bahwa pasukannya akan mulai memasuki wilayah kota di mana pejabat Pemerintah dan pasukan keamanan telah meninggalkan pos mereka.
“Pagi ini Imarah Islam (Taliban) mengeluarkan pernyataan bahwa pasukan kami berada di luar kota Kabul dan kami tidak ingin memasuki Kabul melalui cara militer,” katanya.

Baca juga  Soal Marak Penyerangan Ustad, MUI Minta Polisi Bekerja Terbuka

“Namun, sekarang kami mendapat laporan bahwa kantor polisi distrik dievakuasi, polisi telah meninggalkan pekerjaan mereka untuk memastikan keamanan, juga kementerian dikosongkan dan personel keamanan pemerintah Kabul telah melarikan diri,” tambahnya.

“Oleh karena itu, untuk menghindari penjarahan dan perampokan di Kabul dan menghentikan oportunis dari menyakiti orang-orang, Imarah Islam telah menyarankan pasukannya untuk memasuki daerah-daerah kota di mana musuh telah pergi dan daerah-daerah berisiko penjarahan dan perampokan,” kata dia.

Sementara itu, postingan di media sosial dan akun saksi menunjukkan kehadiran Taliban di dalam kota semakin meningkat.

“Pasukan kami diam-diam memasuki kota, mereka tidak akan mengganggu siapa pun, pegawai pemerintah baik sipil maupun militer harus diyakinkan bahwa tidak ada yang akan menyakiti mereka, tidak ada Mujahid yang diizinkan memasuki rumah orang, atau menyakiti atau mengganggu siapa pun,” sebut dia.

Baca juga  Umrah Untuk Indonesia Segera Dibuka, Jamaah Diminta Segera Vaksin Corona

Pengambilalihan Taliban terjadi di tengah upaya evakuasi besar-besaran oleh AS dan sekutu NATO terhadap warga mereka dan staf pendukung di kedutaan.

Laporan sebelumnya menyarankan pemerintah transisi akan dibentuk tetapi kepergian Presiden Ghani tampaknya telah menggagalkan upaya tersebut.

Seorang sumber yang mengetahui pembicaraan intra-Afghanistan kepada CNN mengatakan bahwa sebuah pertemuan yang diharapkan terjadi antara delegasi tingkat tinggi pemerintah Afghanistan dan Taliban di Doha, kini “mungkin tidak akan terjadi,” kata dia.

Sementara itu, dilansir AFP, tiga sumber senior Taliban mengatakan kepada AFP bahwa gerilyawan telah menguasai istana presiden.
“Taliban telah memasuki istana presiden,” kata seorang komandan senior Taliban.

“Para mujahidin telah memasuki istana presiden dan telah menguasainya,” kata seorang komandan kedua. Dia menambahkan bahwa sebuah pertemuan tentang keamanan di Ibu Kota sedang berlangsung di sana. (01)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed