by

Pemkot Surabaya Raih Penghargaan Kota Terinovatif dari Kemendagri RI

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, menerima penghargaan Kota Terinovatif, dalam Penganugerahan Innovative Government Award (IGA) 2021, dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, Rabu (29/12). Penganugerahan IGA 2021 itu, diumumkan melalui virtual dan diikuti oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi di ruang kerjanya.

Seusai menerima penghargaan, Wali Kota Eri mengatakan, sebelum Kota Surabaya menerima penghargaan sebagai kota terinovatif, ia sempat melakukan berbagai pemaparan, mengenai pelayanan publik Kota Pahlawan di Jakarta.

“Alhamdulillah, yang kita paparkan di Jakarta waktu itu, mengenai pelayanan publik yang terkoneksi dengan satu database, mendapat penghargaan kategori Kota Terinovatif,” kata Wali Kota Eri.

Wali Kota Eri menjelaskan, layanan publik yang dipaparkan waktu itu, mulai dari pelayanan kesehatan, Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), Layanan Online dan Terpadu One Gate System, antara Dispendukcapil Surabaya, Pengadilan Agama dan Kementerian Agama Surabaya (Lontong Kupang), Layanan Online dan Terpadu One Gate System Bersama Dispendukcapil Surabaya, dan Pengadilan Negeri Surabaya (Lontong Balap), Surabaya Single Window (SSW) Alfa dan lain sebagainya.

Baca juga  Mobil Pengantin Gratis ASC Foundation Kembali Dirasakan Manfaatnya Oleh Warga Mojokerto

“Semua layanan itu, Insyaa Allah terkoneksi, dengan satu database yaitu NIK atau KTP. Jadi, dengan adanya koneksi data NIK dan KTP, pemkot bisa memberikan intervensi, dari semua bidang yang ada, seperti kemarin kan ada program Lontong Kupang, Lontong Balap , juga pelayanan kesehatan dan pelayanan lainnya,” papar Wali Kota Eri.

Mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya itu, tak puas begitu saja dengan layanan, dan capaian penghargaan tersebut. Agar masyarakat lebih mudah, untuk mendapatkan pelayanan terbaik, dan intervensi tepat sasaran dari Pemkot Surabaya, ia menyatukan database menjadi single data.

“Kedepannya, akan disiapkan pelayanan apapun, akan menjadi single data. Ketika sudah menjadi single data, maka kebijakan Kota Surabaya, akan mudah terealisasi,” ujarnya.

Baca juga  Disperindag Kabupaten Mojokerto Sidak Harga Minyak Goreng di Pasar Tradisional, Ini Temuannya

Yang mendapatkan penghargaan tersebut, bukan hanya Kota Surabaya, disebutkan juga kota lain diantaranya, Kota Singkawang, Kota Pariaman, Kota Padang Panjang, Kota Tangerang, Kota Cimahi, Kota Makassar, Kota Probolinggo, Kota Mojokerto dan Kota Yogyakarta.

Terkait pelayanan Lontong Kupang, dan Lontong Balap, yang disebut oleh Wali Kota Eri, mendapat apresiasi dari warga Surabaya, yang ikut merasakan manfaatnya, pada nikah massal di Gedung Convention Hall, Kamis (23/12) lalu. Salah satunya adalah, pasangan suami istri (pasutri) Kusmiatun dan Wasih, warga Gundih, Kecamatan Bubutan, Surabaya.

Sebelumnya, Kusmiatun menikah secara siri dengan Wasih, setelah tahu ada pelayanan Lontong Kupang, dan Lontong Balap dari Pemkot Surabaya, pasutri itu merasa terbantu, dan bersyukur telah memiliki surat nikah sah. “Terima kasih kepada Pemkot Surabaya, telah melayani kami dan menggelar nikah massal, semoga sukses dan lebih baik kedepannya,” pungkasnya. (yunus)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed