by

Ikuti IEF 2022, Pemilik Butik Minta Pemerintah Dukung Setiap Pameran

Para pelaku usaha busana muslim (butik) meminta agar Pemerintah Kota Surabaya mendukung pertumbuhan ekonomi setelah dua tahun masa pandemi covid19. Pasalnya, sejak Pemerintah RI, khususnya Pemkot Surabaya mengetatkan dan melarang adanya pameran di mal, omset pelaku usaha busana turun drastis.

“Sejak pandemi omset turun drastis,” ungkap Nanik, Pemilik Outlet Dita Busana ketika mengikuti pameran Islamic Education Fair (IEF) di Mal Cito Surabaya, Kamis (6/1/2022).

Menurut dia, pemerintah jangan lagi melarang adanya pameran di mal atau mengetati pergerakan warga yang ingin berkunjung ke mal. Sebab saat ini kasus covid19 sudah bisa dikendalikan.

“Sekarang kan sudah terkendali dan warga menjaga prokes, jadi jangan dilarang-larang,” keluhnya.

Baca juga  Update Corona 22 Januari 2022: Kasus Baru 3.205, Kematian 5 Orang

Nanik mengaku dengan mengikuti pameran di mal-mal, maka omset penjualannya kembali mulai pulih.

“Alhamdulillah kalau ikut pameran gini, omset bisa naik. Jadi itu saran saya untuk pemerintah,” harapnya.

Sementara owner Dewi Butik, Dewi mengaku sangat terbantu dengan adanya pameran. Sebab dari situlah dia bisa menjual dagangannya.

“Alhamdulillah kalau ikut pameran masih ada penjualan,” ungkapnya usai melayani pembeli.

Namun demikian, Dewi pun berharap agar pemerintah juga mensupport pertumbuhan ekonomi dengan mendukung setiap pameran yang digelar.

“Mudah-mudahan di pameran sekolah ini, banyak yang beli. Amin,” doa Dewi. Bagus

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed