by

Urkes Polresta Mojokerto Beri Trauma Healing dan Rutin Cek Kesehatan Pasien Korban Laka Tol Sumo

Kecelakaan Bus Pariwisata Andriansyah di Tol Sumo KM 712+200 yang terjadi hari Senin (16/5/2022) pukul 06.15 WIB menyebabkan belasan korban meninggal dunia dan luka berat serta luka ringan mendapat atensi khusus Kepolisian dalam menangani kejadian menonjol ini.

Dalam keterangannya, Kapolres Mojokerto Kota AKBP Rofiq Ripto Himawan mengedepankan sisi kemanusiaan untuk mengungkap penyebab peristiwa tersebut dan pihaknya sementara tidak akan memaksa anggota untuk mendapatkan keterangan dari korban.

“Kami mengedepankan sisi kemanusiaan termasuk memberikan perawatan secara optimal jangan sampai ada korban tambahan serta korban ringan menjadi berat,” Kata Kapolresta Mojokerto.

Secara keseluruhan jumlah penumpang bus yang mengalami kecelakaan tersebut sebanyak 34 orang dari 32 orang warga Benowo Pakal Surabaya dan 2 orang sopir, yakni Ade Firmansyah, sopir Cadangan dan Ahmad Ari, Sopir Asli.

Baca juga  Update Corona 27 Juni 2022: Kasus Baru 1.445, Kematian 9 Orang

“Kami ikut bela sungkawa karena saya yakin tidak ada orang mau terkena musibah. Selain itu, kami juga dengan semangat presisi akan memberikan pelayanan yang terbaik kepada korban yang menderita sakit termasuk di dalamnya pendampingan psikologis,”

Sementara itu Kasi Humas Polresta Mojokerto IPTU MK Umam mengatakan, mulai kejadian kecelakaan awal langsung ditangani pihak tim medis di 6 Rumah Sakit yaitu 4 di Mojokerto RSUD DR Wahidin Sudiro Husodo, RS Gatoel, RS Emma, RSUD Basuni dan RS CITRA Medika Sidoarjo serta RS Petrokimia Gresik.

“Selama dalam perawatan di Rumah Sakit, dari Urkes Polresta Mojokerto selalu memberikan pendampingan pasien dan juga memberikan trauma healing, secara rutin melakukan pengecekan kesehatan pasien dengan berkolaborasi bersama beberapa tim medis Rumah Sakit,” kata IPTU MK Umam, Kamis (19/5/2022). Ym

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed