Anggota Polres Mojokerto Lakukan Pembinaan Dorong Anak Punk Kembali Pulang dan Sekolah

Mojokerto, Adanya anak usia sekolah yang memilih hidup dijalanan memerlukan adanya perhatian khusus dalam penanganannya baik oleh orang tua ataupun pemerintah untuk mencari akar permasalahan penyebab anak-anak mengapa lebih memilih untuk hidup dijalanan.

Saat ini menjadi suatu fenomena yang banyak kita temui semakin banyak anak-anak yang biasa kita sebut sebagai anak punk dijalanan dengan berbagai atribut dan penampilan yang ekstrem, bertato, rambut dicat warna-warni, pakaian serba hitam dan ala rocker yang ahirnya menciptakan stigma negatif pada masyarakat.

Seperti halnya yang ditemui unit patroli Samapta Polsek Pacet, Jumat, (27/05/2022) di kawasan pertokoan Pandanarum wilayah hukum Polsek Pacet, beberapa anak laki-laki dan perempuan yang masih usia sekolah berpenampilan ala punk yang sedang mengamen.

Baca juga  Haflatul Wada’ SMK YPM 7 Tarik Sidoarjo Jadi Ajang Pelepasan, Doa dan Penguatan Masa Depan Lulusan

Yang ahirnya menarik perhatian Iptu Ikhwanul Anggota Polres Mojokerto bersama anggota lainnya untuk memberi pembinaan dan penyuluhan kepada anak-anak punk agar tidak melakukan aksi pemerasan, penyalahgunaan narkoba, minum-minuman keras, seks bebas ataupun melakukan tindak pidana atau melanggar hukum, sekaligus mengarahkan anak-anak ini untuk kembali kerumah ke orang tuanya dan bisa melanjutkan sekolah untuk masa depan mereka kemudian.

Sementara itu dikesempatan yang sama Kapolsek Pacet AKP Amat mengatakan adanya fenomena anak-anak punk ini adalah tidak lepas dari peran keluarga di rumah, bisa jadi anak-anak ini memilih hidup dijalanan karena permasalah keluarga, mereka adalah generasi penerus bangsa yang seharusnya bisa mendapatkan perhatian khusus dari keluarga maupun pemerintah untuk hidup lebih baik.

Baca juga  Mulai 2027 Sekolah di Jatim Dilarang Rekrut Guru Honorer Baru

“Apalagi mereka masih usia sekolah, kami siap bekerjama dengan instansi terkait baik itu Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Bakesbangpol ataupun yang lainya untuk penanganan anak-anak ini, anak-anak ini harus kita dorong untuk kembali ke rumah karena disanalah tempat terbaik mereka dan kembali kesekolah untuk menuntut ilmu untuk masa depannya,” pungkasnya. Ym

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *