Purnasiswa Siswa SMA Wachid Hasyim 2 Taman, Prestasinya Nomor 1 di Sidoarjo

Setelah 2 tahun tidak ada kegiatan purnasiswa atau wisuda secara tatap muka akibat pandemi Covid, Sabtu, 4 Juni SMA Wachid Hasyim 2 Sidoarjo  kembali menggelar pelepasan siswa kelas XII tahun pelajaran 2021/2022.

Sekolah yang beralamat di Jalan Raya Ngelom 86 Taman ini mengelar acara Purnasiswa angkatan ke-46 secara tatap muka di Gedung Grha Anugerah Gusti 2 di kompleks  YPM Megare Taman Sidoarjo.

Acara diawali kirab pimpinan yayasan dan pimpinan sekolah dengan yang diiringi pesilat putri Pagar Nusa yang memperagakan keindahan jurus-jurusnya.  Sebanyak  476  peserta wisuda dan undangan tampak menikmati gerakan silat tersebut.

Dalam sambutannya,  kepala SMA Wachid Hasyim 2, Dra. Hj. Nur Djannah  menyampaikan berbagai prestasi yang diraih selama siswa menempuh pendiidkan di bawah naungan Yayasan Pendidikan dan Sosial Maarif Taman Sidoarjo ini.

“Sekolah kami menempati peringkat I yang berhasil lolos SNMPTN se-Sidoarjo baik negeri maupun swasta dan masuk 10 besar tingkat provinsi Jawa Timur. Sebanyak 84 siswa berhasil lolos SNMPTN 2022 yang tersebar di ITS, Unair, Unesa, UB, dan PTN lainnya. Itu belum termasuk siswa yang berhasil masuk jalur SPANPTKIN dan Politeknik. Secara keseluruhan yang berhasil masuk PTN tanpa tes sebanyak 109 siswa,” jelasnya.

Baca juga  Mendikdasmen dan Khofifah Lepas Ribuan Lulusan SMK Kerja Magang ke Luar Negeri

Ditambahkan juga bahwa tidak hanya siswa, guru-guru juga banyak mengukir prestasi. Dalam sambutannya, Nur Djannah menyampaikan bahwa di antara prestasi yang diraih guru adalah Juara menulis artikel populer PGRI Sidoarjo, Awardee Beaguru LPP Salman Institut Teknologi Bandung 2022 sebagai guru inovatif, juga karya tulis ilmiah yang diselenggarakan Pergunu.

“Alhamdulillah di tengan pandemi dan sekolah secara daring, siswa-siswi tetap menorehkan prestasi luar biasa. Ada 256 lomba yang menempatkan siswa kami sebagai juara,” jelas Nur Djannah.

Prestasi Tahfidz

Dalam penjelasannya, prestasi yang diraih siswa tidak hanya akademik, namun juga non-akademik. Baik olahraga, seni hingga keagamaan.

“Alhamdulillah, tahun ini ada 24 siswa yang setelah dilakukan sertifikasi dengan pondok pesantren yang mempunyai sanad tahfid yaitu Annidhomiyah Taman, Sidoarjo,” jelasnya.

Baca juga  Arcadia 37 Resmi Dilepas, SMAYDAS Antar Lulusan dengan Haru dan Prestasi Membanggakan

Dijelaskan bahwa di SMA Wachid Hasyim 2 Taman memang ada program khusus untuk siswa yang ingin mengikuti kelas tahfidz. Namun, mereka tetap wajib mengikuti pembelajaran secara normal. Hanya saja, sepulang sekolah mereka akan didampingi untuk program tahfidz.

“Tentunya ini membanggakan. Karena di tengah mempelajari ilmu umum dan berbagai kegiatan, siswa mampu menghafal Alquran. Tingkat hafalannya beragam, dari 1 juz hinggal ada yang 13 juz, tambah  Nur Djannah.

Sementara itu, ketua Yayasan Pendidikan dan Sosial Maarif (YPM), H. Ahmad Makki, MT,  dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada guru dan siswa. Itu tak terlepas dari capaian-capain yang telah diraih.

“Tentunya ketika siswa banyak meraih prestasi, itu tak terlepas dari bimbingan dan pendampingan guru-guru yang hebat. Karena itu sudah sepatutnya para siswa terus mengingat dengan mendoakan guru-gurunya,” papar pria yang akrab dipanggil Gus Makki ini.

Baca juga  Dinas Pendidikan Jatim Siapkan Skema Beasiswa Siswa yang Tidak Masuk SMA Negeri

Ditambahkan, jika antara guru dan murid  ada ikatan yang kuat maka tentunya akan terjalin hubungan yang baik, saling mendoakan. Dengan demikian, berkah ilmu dan akan didapatkan.

Di kesempatan yang sama, pembina YPM dr Hidayatullah, Sp.S, berpesan kepada para siswa agar tidak rendah diri. Dijelaskan oleh direktu RS Siti Hajar Sidoarjo itu bahwa SMA Wachid Hasyim 2 Taman terbukti mempunyai prestasi yang tidak kalah dengan sekolah negeri atau swasta lainnya.

Sebagai alumni yang lulus tahun 2003, Hidayatullah melihat sekolah ini berkembang dengan pesat. Baik dari segi kualitas maupun sarananya.

“Saya adalah alumni pertama yang berhasil masuk kedokteran Unair. Namun, setelah saya banyak yang berhasil masuk, baik jalur tes maupun undangan. Tentunya ini menunjukkan peningkatan yang luar biasa. Karena itu kalian harus bangga dengan sekolah dan percaya diri dengan kemampuan,” jelas putra pendiri YPM, KH Munir Hasyim Latief  ini. (mh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *