PBNU Berduka atas Tragedi Kanjuruhan, Wasekjen: Kenapa Berakhir Mengerikan?

Wakil Sekretaris Jenderal PBNU Rahmat Hidayat Pulungan menyampaikan duka mendalam atas tragedi Kanjuruhan. Dia meminta semua pihak yang terlibat bertanggung jawab atas kerusuhan suporter di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, pasca-laga Arema FC vs Persebaya FC, Sabtu (1/10) malam.

“Kami turut berduka cita atas tragedi Kanjuruhan,” ungkapnya Ahad (2/10).

Dilaporkan bahwa tragedi di Kanjuruhan Malang itu mengakibatkan 130  orang tewas termasuk dua di antaranya polisi. Selain itu, peristiwa tersebut juga menyebabkan ratusan lainnya terluka dan dirawat di rumah sakit.

“Kita minta semua pihak yang terlibat harus bertanggungjawab. Semua orang yang suka (speak) bola kan semua tahu, yang namanya Arema dan Persebaya itu 2 klub yang punya suporter militan,” tambahnya.

Baca juga  Khofifah Lepas 380 Jemaah Haji Kloter 1 Embarkasi Surabaya Menuju Tanah Suci

Seharusnya, lanjutnya, semua pihak yang terlibat sudah bisa mengantisipasi agar peristiwa itu tidak terjadi.

“Jangan meremehkan dan menganggap sepele. Sepakbola itu olahraga yang menyenangkan kenapa bisa berakhir mengerikan seperti ini. Kami sangat kecewa, sedih dan terpukul dengan peristiwa ini,” tegasnya. Bg

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *