SD Muhammadiyah 1 Krembung Gelar LPDS Kemandirian Siswa

Untuk merealisasikan visi sekolah dan guna membina akhlak serta melatih kemandirian siswa, SD Muhammadiyah 1 Krembung atau yang terkenal dengan sebutan SD MUD1K menggelar  Latihan Pengembangan Diri Siswa (LPDS) kelas 4, 5, dan 6 di Kebun Pakis Pacet, Mojokerto, (8-9/2).

Kegiatan ini diikuti kelas atas sebanyak 62 siswa dan didampingi 15 ustad ustadzah. Izuddin Karim, S.Pd.I Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 1 Krembung saat memberikan sambutan pembukaan LPDS menyampaikan bahwa siswa SD Muhammadiyah 1 Krembung harus selalu meneladani Rasulullah SAW baik berprilaku maupun bertutur kata, Hal itu sesuai dengan sabda Rasulullah SAW sesungguhnya aku diutus hanya untuk menyempurnakan akhlak, maka kita harus meneladaninya baik menjadi seorang pemimpin bagi dirinya sendiri, keluarga, umat, maupun bangsa dan negara,” tuturnya.

Baca juga  RPH Surabaya Pastikan Pemotongan Kurban Iduladha Higienis, dan Sesuai Syariat

Kegiatan ini dimulai pukul 11.00, setelah selesai makan siang dan sholat dhuhur berjamaah di lokasi kegiatan, peserta LPDS mengikuti games secara berkelompok. Setelah itu, materi utama yang disampaikan tentang kemandirian dan penerapannya, akhlak sebagai muslim sesuai teladan Rasulullah SAW dan kolaborasi kelompok dalam berleadership. Ruly Rachmawati, S.Pd sebagai ketua panitia pelaksana menyampaikan tujuan LPDS ini adalah membangun karakteristik seorang pemimpin yang berakhlakul karimah, mandiri, dan kolaboratif yang berguna bagi agama dan tanah air bangsa Indonesia.

“Itu harapan kita semua, agar anak-anak kita tidak hanya sekedar mendapatkan teori di dalam ruang kelas, tetapi mereka juga mendapatkan teori dan praktek di luar kelas, terutama materi kemandirian dan kolaboratif  yang harus dimiliki generasi muda calon pemimpin bangsa,” tegasnya sambil mengajak seluruh peserta semangat mengikuti LPDS.

Baca juga  Surabaya Raih Penghargaan Nasional Revitalisasi Bahasa Daerah

Jiilaan Syakirah Aumi Bisri  kelas 5 Salman Al Farisi mengaku  sangat senang dan bahagia karna bisa bermain dan belajar bersama teman teman tentang keadaan yang selama ini belum pernah ada materi pelajaran. Lebih lanjut Jeje yang pernah juara 3 renang MKKS Sidoarjo menyampaikan Ilmu yang diperoleh itu tentang  tanggung jawab jika melakukan kesalahan. “Bagaimana cara menjadi pribadi yang berakhlakul karimah, mandiri serta bisa berkolaborasi  dalam kelompok. Kita harus mengubah “bad habit” atau kebiasaan buruk menjadi kebiasaan baik dan juga tentang meraih cita cita,” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *