Puluhan warga binaan wanita muslim lapas Mojokerto Kanwil Kemenkumham Jatim ikuti pengajian rutin di aula utama dengan didampingi petugas dan Ustadzah dari Kemenag Kota Mojokerto, Senin (13/02/23) pagi. Mereka nampak khusyuk mengikuti pengajian itu.
Tema kenyamanan dan ketenangan hati adalah tema yang diangkat pada pengajian tersebut. Kondisi warga binaan wanita di lapas yang jauh dari anak, suami dan orangtua, ditambah lagi dengan proses hukum dan proses menjalani pidana yang harus mereka hadapi berpotensi mengganggu kesehatan mental mereka. Pentingnya kesehatan mental tersebut menjadi alasan utama kenapa tema tersebut diangkat.

Ustadzah Nur Hidayah, dari Kemenag Kota Mojokerto menjadi pembicara pada giat pengajian, dengan mengajak berkomunikasi secara santai dan humoris diselipkan pesan pesan keagamaan yang terkorelasikan dengan kondisi mereka. Hal tersebut menjadi metode pembinaan yang diberikan untuk mendapatkan hasil yang optimal.
“Setiap orang memiliki masalah masing-masing, Tapi bagaimana kita menyikapi masalah tersebut, Perbanyak Doa semoga Allah SWT membantu setiap masalah, Berdoa tidak hanya untuk diri sendiri, tapi doakan juga orang-orang sekitar kita,” ujar ustadzah.
Ditambahkannya, warga lapas harus tetap semangat dalam menjalani pembinaan di lapas dimana meyakinkan bahwa Tuhan YME akan memberikan pertolongan.
“Berjanji pada diri sendiri untuk tidak mengulangi lagi perbuatan yg melanggar hukum, jika niatnya sungguh2 pasti Allah SWT mengabulkan niat kita,” Pungkasnya.ym






